0%
Selasa, 31 Januari 2023 11:48

Bom Bunuh Diri di Masjid Markas Polisi Pakistan, 61 Orang Tewas

Editor : Azis Kuba
Bom Bunuh Diri di Masjid Markas Polisi Pakistan, 61 Orang Tewas
ist

polisi termasuk di antara 61 orang yang tewas. Selain itu, ada 150 orang luka-luka dalam kejadian ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid yang berada di markas polisi Pakistan.

PORTALMEDIA.ID -- Sebanyak 61 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di dalam masjid yang berada di markas polisi wilayah Peshawar, Pakistan pada Senin (30/1/2023).

Melansir Channel News Asia, Selasa (31/1/2023), polisi termasuk di antara 61 orang yang tewas. Selain itu, ada 150 orang luka-luka dalam kejadian ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid yang berada di markas polisi Pakistan.

Serangan itu terjadi saat ibadah sore di Ibu Kota Provinsi Peshawar, dekat bekas daerah kesukuan di sepanjang perbatasan Afghanistan, di mana militan terus meningkat.

Baca Juga : Pakistan Gempur Pangkalan Militer dan Penyimpanan Rudal India

Petugas penyelamat terjun ke lokasi untuk membantu menyelamatkan korban.

Ledakan membuat seluruh dinding dan sebagian atap masjid pecah.

"Banyak polisi terkubur di bawah reruntuhan," kata Kepala Polisi Peshawar Muhammad Ijaz Khan, yang memperkirakan antara 300 dan 400 petugas biasanya menghadiri salat di masjid.

Baca Juga : Breaking News! India Resmi Serang Pakistan

Baca Juga : Bikin Tato Terinspirasi dari Pesan-pesan WhatsApp, Pasutri Ini Viral di Jagat Internet

"Upaya sedang dilakukan untuk mengeluarkan mereka dengan aman," tambahnya.

Orang-orang yang selamat berlumuran darah muncul tertatih-tatih dari reruntuhan, sementara mayat diangkut dengan ambulans.

Polisi termasuk di antara 61 orang tewas dan 150 luka-luka dalam ledakan di sebuah masjid di dalam markas polisi Pakistan yang sangat sensitif pada Senin (30 Januari), mendorong pemerintah untuk menempatkan negara dalam siaga tinggi.

Baca Juga : Eks Perdana Menteri Pakistan Dihukum Penjara 14 Tahun

Serangan itu terjadi saat ibadah sore di Ibu Kota Provinsi Peshawar, dekat bekas daerah kesukuan di sepanjang perbatasan Afghanistan di mana militan terus meningkat.

Misi penyelamatan panik sedang berlangsung di masjid, yang memiliki seluruh dinding dan sebagian atapnya pecah.

"Banyak polisi terkubur di bawah reruntuhan," kata kepala polisi Peshawar Muhammad Ijaz Khan, yang memperkirakan antara 300 dan 400 petugas biasanya menghadiri salat di masjid.

Baca Juga : Breaking News! India Resmi Serang Pakistan

Baca Juga : Bikin Tato Terinspirasi dari Pesan-pesan WhatsApp, Pasutri Ini Viral di Jagat Internet

"Upaya sedang dilakukan untuk mengeluarkan mereka dengan aman," tambahnya.

Orang-orang yang selamat berlumuran darah muncul tertatih-tatih dari reruntuhan, sementara mayat diangkut dengan ambulans.

"Ini situasi darurat," kata Muhammad Asim Khan, juru bicara rumah sakit utama di Peshawar, kepada AFP.

Baca Juga : Tempuh 14 Ribu KM Perjalanan Umrah, Bikers Pakistan Tiba di Makkah

Jumlah korban tewas terus meningkat karena semakin banyak mayat yang ditarik dari puing-puing, menjadi 61 orang tewas dengan lebih dari 150 orang terluka.

Menjelang malam, setidaknya empat orang masih terperangkap di reruntuhan, terlihat melalui retakan beton.

"Kami telah memberi mereka oksigen agar mereka tidak mengalami masalah pernapasan," kata Bilal Ahmad Faizi, juru bicara organisasi penyelamat 1122.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, di tengah situasi keamanan yang memburuk di negara itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer