0%
Selasa, 31 Januari 2023 16:25

Kades Nyentrik di Jeneponto Sulap Gunung Tandus Jadi Destinasi Wisata, IAS Terpukau !

Penulis : Akbar Razak
Editor : Rahma
Arief Ilham Sirajuddin saat berkunjung ke Agrowisata Bontolojong Kabupaten Jeneponto(Portal Media/Akbar)
Arief Ilham Sirajuddin saat berkunjung ke Agrowisata Bontolojong Kabupaten Jeneponto(Portal Media/Akbar)

Dengan latar belakang pemandangan gunung, wisata Bontolojong menjadi primadona akhir-akhir ini karena tempatnya yang instagramable.

PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Kepala Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Mansur menyulap gunung tandus menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan.

Lokasi tersebut dikenal dengan nama Agrowisata Bontolojong. Berada di daerah perbatasan Kabupaten Bantaeng dan Malino Kabupaten Gowa, tempat ini didatangi pelancong dari luar Jeneponto.

Dengan latar belakang pemandangan gunung, wisata Bontolojong menjadi primadona akhir-akhir ini karena tempatnya yang instagramable.

Baca Juga : Dikunjungi IAS, AGH Prof Wajedy Cerita Soal Kunjungan Harmoko Dan Akbar Tandjung

Lokasinya berada 2.000 kaki di atas permukaan laut. Jaraknya sekitar 50 kilometer dan waktu tempuh sekitat 3 jam dari pusat perekonomian Butta Turatea.

Aksi pria berambut gonrong ini menuai pujian dari berbagai kalangan. Misalnya saja mantan Wali Kota Makassar, Arief Ilham Sirajuddin.

IAS sapaan akrabnya mengaku heran dengan taktik yang digunakan oleh Mansur. Sejak gunung tersebut digarap hingga sekarang, suntikan anggaran dari dinas terkait hingga pemerintah daerah tidak pernah dirasakan.

Baca Juga : IAS Safari Politik ke Barru, Tekankan Kolaborasi untuk Bangkitkan Golkar Sulsel

"Kalau semua kepala desa bisa berfikir untuk bagaimana mengangkat potensi desa maka saya yakin dan percaya Indonesia akan lebih maju daripada apa yang ada sekarang," kata Arief Ilham Sirajuddin beberapa waktu lalu.

Padahal menurut dia, potensi wisata di Jeneponto sangat banyak jika bisa dikembangkan dengan baik. Jeneponto yang dikenal sebagai daerah terbelakang dari 24 kabupaten dan kota di Sulsel, menurutnya bisa maju jika segala potensi di daerah ini bisa dikembangkan.

"Kita tidak perlu membayangkan bahwa Jeneponto yang selama ini dikenal daerah terbelakang, daerah yang kemudian tandus yang cuma mampu menghasilkan garam dan kehidupan kemiskinanya cukup tinggi. Tetapi ternyata ada sumber daya alam yang kalau kemudian dikelola dengan baik maka pasti memiliki ekonomi yang tinggi," jelasnya.

Baca Juga : Kejurnas Karate Inkanas Piala Kapolri 2024, IAS Bersama Sejumlah Kapolda Terima Penghargaan

Oleh karena itu, IAS dan para pecinta alam turut mengapresiasi kepala desa yang sudah mau meluangkan waktu dan menguras tenaga serta fikiran untuk menyediakan sejumlah fasilitas di wisata ini.

"Kita berharap teman-teman yang hadir di sini, para pecinta alam, tolong sampaikan kepada orang di luar sana bahwa ada di Ujung Bulu, Bontolojong ada satu tempat yang mungkin kalau kita tidak datang disini maka tidak ada cerita indah untuk anak cucu kita," terangnya.

Tak hanya itu, pentolan dari Partai Demokrat ini juga menitip pesan berantai kepada semua pendaki, untuk menyampaikan keindahan bontolojong ini kepada orang-orang di luar sana.

Baca Juga : Kunjungan Wisman ke Indonesia Oktober 2024 Capai 1,19 Juta

"Sampaikan itu semua, pesan yang berantai melalui kita akan bisa membangkitkan daerah ini menjadi kawasan wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Jeneponto di masa-masa yang akan datang," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar