0%
Kamis, 02 Februari 2023 11:17

Terbawa Arus Banjir Saat Hendak Selamatkan Motor, Pasutri di Parepare Ditemukan Meninggal

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Azis Kuba
Terbawa Arus Banjir Saat Hendak Selamatkan Motor, Pasutri di Parepare Ditemukan Meninggal
ist

Menurut Basarnas, korban hanyut bersama rumahnya saat kejadian

PORTALMEDIA.ID, PAREPARE -- Bencana banjir disertai longsor melanda Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (1/2/2023) malam. Dua warga yang merupakan pasangan Suami-Istri (Pasutri) menjadi korban hanyut terbawa arus sungai.

Korban diketahui bernama Ramli (43) dan sang istri bernama Fitri (41). Keduanya ditemukan sejauh kurang lebih 4 Kilometer dalam kondisi sudah tidak bernyawa setelah personel SAR Gabungan melakukan upaya pencarian, Kamis (2/2/2023) pagi tadi.

Keduanya terbawa arus bersama rumahnya saat banjir melanda di kawasan Tegal, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulsel, pada Rabu malam.

Baca Juga : Warga Sayangkan Taman Mattirotasi Ditutup Padahal Masa Sewa Belum Berlaku

"Iya (korban) hanyut dengan rumahnya," jelas Komandan Pos SAR Basarnas Parepare, Dadang Tarkas kepada Portalmedia, Kamis pagi.

Saat ini jenazah dua korban sudah dievakuasi ke RS umum Andi Makkasau, Kota Parepare.

Dadang menyebut berdasarkan keterangan yang didapat, pasutri ini terbawa arus air sungai saat hendak mengevakuasi kendaraan roda dua nya.

Baca Juga : Kisah Baru di Parepare: Ketika Jaring Pengaman Sosial Sampai ke Tangan Nelayan, Petani, dan Juru Parkir

Selain, di Kecamatan Ujung, bencana tanah longsor juga melanda Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Di lokasi itu, ada tiga korban yang sempat tertimbun longsoran tanah, namun mampu cepat dievakuasi.

Belum diketahui secara pasti berapa jumlah pengungsi yang terdampak bencana banjir dan longsor di Kota Parepare, Sulsel.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah Kecamatan di Kota Parepare dilanda banjir usai hujan yang mengguyur beberapa wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) semenjak beberapa hari terakhir.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sosialisasi Etika dan Disiplin

Informasi yang dihimpun dari Basarnas Sulsel, ada tiga Kecamatan terdampak air bah, yakni Kecamatan Bacukiki Barat, Kecamatan Bacukiki, dan Kecamatan Ujung. Akibatnya ratusan rumah hingga fasilitas umum terendam air, pada Rabu (1/2/2023).

Akibatnya sejumlah warga harus dievakuasi petugas gabungan ke lokasi yang lebih aman.

"Tim masih evakuasi. Wilayah yang terdampak, di Kota Parepare. Korban ada, ada yang dievakuasi kan. Tapi, data sementaranya belum ada. BPBD Kota Parepare masih assesmen," jelas Kasi Ops Basarnas Sulsel, Rizal saat dikonfirmasi wartawan, Rabu malam.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Gelar Pelatihan Human Interest Photography untuk ASN

Kata Rizal, ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter atau setara dengan pinggang dan paha orang dewasa.

"Jadi, ada beberapa titik permintaan evakuasi, di Kecamatan Bacukiki, kecamatan Ujung, dan Bacukiki Barat. Sementara baru tiga kecamatan ini. Ketinggian air, merata sampai 50 cm. Korban terdampak sementara dievakuasi ke daerah yang agak tinggi," bebernya.

Luapan air tersebut, kata Rizal diperkirakan lantaran curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, hingga drainase tak mampu menampung bibit air yang semakin meningkat.

Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan

"Penyebabnya, hujan dari beberapa hari yang lalu. Kemudian luapan air, saluran yang dipinggir jalan yang menyebabkan air naik di jalan poros. Sampai masuk ke pemukiman warga," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar