0%
Sabtu, 04 Februari 2023 22:07

Kesal, Tavares Sebut Kinerja Wasit dari Liga 2 Kacaukan Pertandingan PSM Vs Arema FC

Editor : Azis Kuba
Kesal, Tavares Sebut Kinerja Wasit dari Liga 2 Kacaukan Pertandingan PSM Vs Arema FC
ist

"Diawal-awal laga terlalu banyak kesalahan yang dilakukan wasit, saya mencoba mengerti, bagaimana cara berpikir mereka," jelas pelatih asal Portugal ini.

PORTALMEDIA.ID, MALANG -- Lagi-lagi, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares dibikin kesal dengan cara memimpin wasit walau anak asuhnya menang saat menghadapi Arema FC pada laga lanjutan BRI Liga 1, pada Sabtu (4/2/2023), Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Tavares sebut Cahya Sugandi adalah pelatih yang berasal dari Liga 2 itu mengacaukan jalannya pertandingan. Padahal anak asuhnya sudah bermain dengan baik. Dua mengklaim jika Cahya selalu mengambil keputusan yang membuat dirinya geleng-geleng kepala.

"Saya tak habis pikir kinerja dia (Cahya Sugandi). Beberapa keputusannya sangat merugikan," kata Bernardo Tavares saat konferensi pers usai laga, Sabtu (4/2/2023).

Baca Juga : Persebaya Resmi Datangkan Bernardo Tavares

Kesalahan yang dilakukan sang pengadil lapangan itu cukup merugikan Pasukan Ramang. Sebab pada pertandingan tandang ini anak-anak asuhnya harus kehilangan satu pemain yakni Safarudin Tahar.

Arema FC juga lebih demikian. tuan rumah lebih dulu dihadiahi Jayus Hariono kartu merah.

"Diawal-awal laga terlalu banyak kesalahan yang dilakukan wasit, saya mencoba mengerti, bagaimana cara berpikir mereka," jelas pelatih asal Portugal ini.

Baca Juga : Perkuat Bisnis dan Dukungan Suporter, PSM Makassar dan Cahaya Bone Resmi Berkolaborasi

Yang paling ia sesalkan adalah saat Kenzo Nambu mendapatkan kartu kuning di menit ke-10 saat babak pertama dimulai.

Pelatih berkepala plontos ini sangat menghargai Liga 2 dan beberapa pemain. Namun ia menegaskan tidak dengan kinerja wasitnya Liga 2 yang seolah-olah merugikan pemainnya.

Beberapa kali, Bernardo dipaksakan untuk memahami cara memimpin Cahya Sugandi. Apalagi saat Safarudin Tahar diganjar kartu merah. Padahal apa yang dilakukan Tahar tidak sebanding dengan pelanggaran keras yang dilakukan beberapa kali oleh pemain Arema FC.

Baca Juga : BRI Super League: Agen Bantah Bernardo Tavares Jadi Pelatih Persebaya

"Saya coba memahami bagaimana mereka membuat keputusan, kartu merah diberikan kami, anda bisa lihat pelanggaran lain lebih parah tidak dihadiahi," bebernya.

Ia pun berharap, jika kedepannya kualitas kinerja wasit dapat diperbaiki lagi. Bernardo pun memberikan contoh, kinerja wasit sama saja dengan pemain tim sepakbola maupun pelatih.

"Pemain kalau tidak memberikan performa yang baik tidak akan dipilih atau sulit mendapatkan klub. Pelatih kalau tidak memberikan dengan baik akan dipecat, bagaimana dengan wasit," tutup Tavares.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar