PORTALMEDIA.ID -- Hasil pertandingan yang baik membuat manajemen PSM Makassar mempertahankan Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala dengan masa kontrak selama tiga tahun ke depan.
Direktur Utama (Dirut) PT PSM, Sadikin Aksa mengatakan manajemen PSM mengambil keputusan ini sebab masa kontrak pelatih berkepala plontos itu akan habis pada April mendatang.
Bernardo resmi menangani PSM sejak April 2022 dan sejak itu dan diberikan kepercayaan untuk menahkodai Pasukan Ramang selama semusim.
Baca Juga : Persebaya Resmi Datangkan Bernardo Tavares
Namun masa kontrak yang akan habis dan rekor baik yang diciptakan Bernardo selama menukangi PSM, manajemen akhirnya perpanjang masa kontraknya.
"Kontraknya diperpanjang setelah evaluasi capaian PSM Makassar di Liga 1 musim 2023/2024 hingga putaran pertama selesai," kata Direktur Utama (Dirut) PT PSM, Sadikin Aksa dalam siaran persnya, Jumat (3/2/2023).
Di musim 2022/2023, PSM bermain sebanyak 22 pertandingan menghasilkan 12 kemenangan, 8 seri dan 2 kalah. Hal itu dinilai pelatih berlisensi UEFA Pro ini layak untuk diperpanjang.
Baca Juga : Perkuat Bisnis dan Dukungan Suporter, PSM Makassar dan Cahaya Bone Resmi Berkolaborasi
Selain di ajang BRI Liga 1, prestasi gemilang yang dicapai PSM berhasil mencapai final zona Asia Tenggara AFC Cup musim 2022, kemudian semifinal turnamen pra-musim dan Piala Presiden musim 2022.
Dengan perpanjangan kontrak ini, Sadikin Aksa mengatakan memberikan kepercayaan penuh terhadap pelatih asal Portugal tersebut.
"Perpanjangan kontrak ini sebagai bukti kami percaya sepenuhnya kepada Bernardo Tavares untuk bersama-sama dengan manajemen PSM Makassar membawa tim ini jauh lebih berprestasi," tegas Sadikin Aksa.
Baca Juga : BRI Super League: Agen Bantah Bernardo Tavares Jadi Pelatih Persebaya
Sementara itu, Bernardo Tavares menyatakan siap membawa PSM lebih berprestasi.
"Terima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan bekerja keras bersama-sama. Saya juga tidak lupa untuk meminta dukungan dari para suporter," kata Tavares.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News