PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR -- Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar bakal menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan puluhan kios di Pasar Terong Makassar, Minggu (5/2/2023) malam.
"Kita dari Polrestabes Makassar nanti akan menyelidiki sebab pasti peristiwa kebakaran apakah kebakaran itu akibat kelalaian manusia atau arus listrik," jelas Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan JM Hutagaol saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/2/2023) siang.
Kata Ridwan, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pasar Terong Makassar.
Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh
"Kita akan kordinasi dengan Labfor Polda Sulsel. Nanti kita akan kordinasikan oleh pihak penyidik karena kita Olah TKP awal dulu. Kita akan memanggil Labfor Makassar, kita sudah melakukan olah TKP awal," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, belum habis peristiwa kebakaran dahsyat yang melanda kawasan Blok B Pasar Sentral Makassar di penghujung tahun 2022 lalu dan menghanguskan ratusan kios. Kini peristiwa kebakaran hebat kembali terjadi di Pasar Terong Makassar, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulsel, pada Minggu (5/2/2023) malam.
Kebakaran hebat yang melanda lantai 2 Pasar Terong tersebut menghanguskan sedikitnya puluhan kios atau lods milik pedagang. Informasi yang didapatkan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar ada 24 kios yang rata-rata merupakan toko penjualan barang pecah belah yang ludes terbakar.
Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
Komandan Pleton 1 Damkar Makassar, Ramli menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran hebat itu sekitar pukul 21:07 Wita, malam. Timnya pun tiba di lokasi pada pukul 21.13 Wita.
"Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 40 menit. Yang terbakar itu, kios barang pecah belah di lantai 2. Jumlah kios yang terbakar ada 24," ujar Ramli kepada awak media usai proses pemadaman.
Sementara, Kadis Damkar Makassar, Hasanuddin menyebut bahwa guna mampu menjinakkan api. Pihaknya menerjunkan sedikitnya 20 unit armada Damkar.
Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
"Armada diterjunkan ada 14 unit dari Mako Damkar, 1 unit armada tanjung, 1 unit Posko Timur, dan 4 unit armada Klaster Ujung Tanah. Kekuatan personel 78 orang," ucap Hasanuddin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News