0%
Selasa, 19 Juli 2022 18:37

Disdik Sulsel Hadirkan Smart School, Penerapan Pembelajaran Hybrid Diberlakukan

Penulis : Dewi
Editor : Rahma
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad(PORTAL MEDIA/Dewi)
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad(PORTAL MEDIA/Dewi)

Dinas Pendidikan Sulsel menghadirkan sistem Smart School, di dalamnya turut mengadopsi pembelajaran Hybrid. Dimana pembelajaran online dan ofline digabungkan

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Dinas Pendidikan Sulsel menghadirkan inovasi melalui program Smart School: Satu Standar, Satu Guru, Satu Sulsel. Dalam program itu, menghadirkan sistem pembelajaran hybrid. Melalui pendekatan digital, kualitas dan mutu yang diterima siswa siswi SMA se-Sulsel seragam.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad, menyampaikan, trend dunia pendidikan ke depan akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi. "Karena itu, pemerintah harus mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri," ujarnya, Selasa, 19 Juli 2022.

Setiawan memaparkan, sistem dalam Smart School ini menggabungkan antara pembelajaran online dan offline secara bersamaan (Hybrid).

Baca Juga : Jadi Guru Dadakan, Gubernur Andi Sudirman Ngajar Matematika ke 1.000 Kelas SMA Se-Sulsel

Dengan tujuan, untuk mendukung pelaksanaan proses pembelajaran dimana siswa dapat meningkatkan daya serap atas materi yang diajarkan, meningkatkan kemampuan belajar mandiri siswa, meningkatkan partisipasi aktif siswa, meningkatkan kualitas materi pendidik, dan meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi.

"Yang kemudian pendalamannya diperkuat oleh para siswa dengan proses belajar di kelas dengan pendampingan guru mata pelajaran di sekolah masing-masing," jelasnya.

Setiawan mengungkapkan, Dinas Pendidikan telah memilih 70 guru yang dianggap paling baik atau memiliki metode paling efektif dalam mentransfer pengetahuan dalam proses pembelajaran. Guru-guru ini diseleksi oleh Tim Gabungan Musyawarah Guru Mata Pelajaran dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Beri Motivasi 1.000 Pengurus OSIS SMA/SMK se-Sulsel

"Merekalah yang memberikan pembelajaran secara online kepada seluruh siswa SMA se Sulsel. Kemudian dilanjutkan pendalaman secara offline oleh guru pendamping di kelas," ungkapnya.

Lanjut Setiawan, dalam pembelajarannya, menggunakan pendekatan pembelajaran mandiri dan interaktif dengan daring, dan pembelajaran klasikal. Sehingga video penjelasan guru bisa kembali diakses melalui aplikasi smart school E-Andalan.

"Setelah mengikuti pelajaran secara virtual dari guru-guru smart school, peserta didik akan melakukan pendalaman materi pelajaran bersama guru-guru pendamping mereka yang ada di kelas, serta pengayaan melalui pengerjaan tugas-tugas. Setiap siswa, guru dan pihak sekolah memiliki akun masing-masing untuk bisa mengakses aplikasi Smart School melalui gawai, baik smartphone, komputer ataupun perangkat smart school yang tersedia di setiap sekolah," paparnya.

Baca Juga : Diduga Terlibat Kasus Korupsi, Setiawan Aswad Dapat Penolakan Jabat Pj Bupati di Takalar

Selain fasilitas pembelajaran online, aplikasi smart school juga menyediakan Learning Management System (LMS) yang lengkap. Seperti modul-modul, bahan ajar, tugas-tugas dan quiz, serta video-video bank soal yang berisi trik-trik penyelesaian soal.

"Fitur ini disediakan untuk membiasakan siswa mengerjakan soal-soal yang sering kali muncul pada ujian-ujian evaluasi maupun tes masuk perguruan tinggi," ungkapnya.

Adapun sejumlah layanan dalam aplikasi Smart School, antara lain medical record, smart news, smart library, smart character, smart event, learning resource, smart passion, smart diary, smart game, dan virtual experience.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar