PORTALMEDIA. ID, MAKASSAR- Pedagang Kaki Lima (PKL) sejenis Warung Mobil (Warmob) makin memenuhi sejumlah ruas jalan di Kota Makassar. Warung mobil ini bahkan memakan sebagian bada jalan hingga menyebabkan kemacetan.
Dari pantauan Portalmedia.id, warung mobil ini menjamur di sejumlah jalan utama di Makassar. Seperti, Jalan Pettarani, Jalan Hertasning, sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, dan Perintis Kemerdekaan.
Mereka menjajakan sejumlah makanan seperti buah, nasi kuning, masker, jam tangan dan lain-lain. Padahal sudah ada rambu-rambu larangan berhenti bagi kendaraan agar tidak mengganggu lalu lintas.
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
Pemerintah Kota Makassar melalui kepala wilayah di kecamatan mengaku sulit melakukan penertiban. Khususnya PKL warung mobil yang bisa berpindah dengan cepat.
Camat Rappocini, Aminuddin mengatakan, potensi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) akibat warung mobil ini sangat tinggi, pasalnya mereka mangkal di jalur-jalur utama dimana kendaraan lalu lalang.
"Warmob ini di sekitar Jalan Protokol, tidak memperhatikan para pengguna kendaraan lain," kata Amiruddin Selasa, (7/2/2023).
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
Kendaraan kata dia diparkir seenaknya di badan jalan dengan menyerong, ditambah perlengkapan dari warung mobil kerap menyerong dan memakan tempat. Tidak hanya itu PKL warung mobil ini juga biasa memanfaatkan pedestarian sehingga merampas hak pengguna jalan. "Apalagi dia tidak lurus, nyerong lagi. Dia di badan jalan," katanya.
Kondisi ini kian parah saat terjadi transaksi jual beli, beberapa pengguna jalan, enggan turun dari kendaraannya, hingga memakan seperdua jalan. Ini jelas menghambat lalu lintas kendaraan..
Dia mengaku penertiban ini sudah menjadi agenda rutin kecamatan. Hanya saja, Warmob ini tak kunjung jerah. Petugas juga cukup kesulitan sebab mobilitas mereka sangat tinggi. Saat petugas datang mereka dengan cepat bisa segera bergeser dari tempatnya.
Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi
Camat Panakkukang, Andi Pengerang Nur juga mengakui masalah warung mobil ini cukup sulit diberantas di wilayahnya.
"Kita sudah turun di jam-jam tertentu setiap hari. Menertibkan mereka ini. Memang agak beda treatment-nya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News