0%
Senin, 20 Februari 2023 23:11

Kerja Keras Damkar Padamkan Kebakaran Pabrik Plastik di Maros: Hampir 22 Jam hingga 5 Personel Tumbang

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rasdiyanah
Kebakaran yang melanda pabrik plastik di Maros. Foto: dok warga
Kebakaran yang melanda pabrik plastik di Maros. Foto: dok warga

Kabakaran hebat melanda pabrik plastik di Maros, karena material yang mendominasi adalah plastik sehingga petugas Damkar memakan waktu hingga hampir 22 jam untuk menjinakkan api.

PORTALMEDIA.ID. MAROS - Kebakaran hebat melalap sebuah pabrik plastik yang terletak di Jalan Poros Maros-Makassar, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Karena material yang mudah terbakar, proses pemadaman pun memakan waktu sekitar 20 jam lebih hingga dapat dikuasai personel gabungan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Satpol PP Kabupaten Maros, H. Jufri mengaku, proses pemadaman api dimulai sejak pukul 14.30 Wita, Minggu siang hingga Senin pagi pukul 10.30 Wita, Senin (20/2/2023), atau hampir 20 jam lebih.

Jufri menyebutkan, pemadaman api di Toko grosir Al-Fatir yang berlangsung kurang lebih 22 jam,dan juga membuat sejumlah petugas pemadam kebakaran kelelahan dan terpaksa dievakuasi.

Baca Juga : Tragis, Wanita di Maros Tewas Usai Bertengkar dengan Kekasih

Jufri menjelaskan, dalam hal ini, pihaknya harus menurunkan sekitar 300an lebih personel, selama masa pemadaman api 22 jam tersebut, lima orang petugas kebakaran tumbang, dan harus dievakuasi.

"Anggota kami yang dievakuasi karena kelelahan itu berjumlah sekitar 5 orang. Mereka kelelahan dan kurang tidur. Apalagi memang saat kejadian, beberapa dari mereka sedang jaga. Jadi kurang istirahat," ujar Jufri, Senin malam.

Selain itu, lanjut Jufri, personel terjun langsung memadamkan api secara terus menerus. Dengan kondisi kepulan asap hitam yang menimbulkan bau karena pembakaran bahan plastik.

Baca Juga : Kebakaran di Makassar Tewaskan Bocah 7 Tahun, 12 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

"Tak heran beberapa dari petugas tumbang karena menghirup asap tebal berwarna hitam," ujar Jufri. 

 

Diketahui, peristiwa kebakaran di gudang pabrik plastik ini berada di Jalan Poros Maros-Makassar, atau tidak jauh dari Pasar Batangase Maros. Untuk menjinakkan si jago merah petugas Damkar juga harus menejurkan sebanyak 33 unit Damkar dilibatkan, termasuk alutsista milik TNI Angkatan Udara (AU).

Baca Juga : Terjebak di Lantai 2 Rumah, Lansia Tewas Terpanggang

"Banyak armada (mobil Damkar) yang terlibat, jadi Maros 11 unit tambah Makassar 14 unit, angkatan udara 4 unit, angkasa pura 1 unit, Pangkep 2 unit dan Bosowa 1 unit, ini semua diturunkan," terang Jufri.

 

Akibat kebakaran ini tidak hanya merugikan pemilik pabrik plastik tersebut, tapi kerugian juga dirasakan oleh warga dan pengguna jalan. Karena jalan poros Maros-Makassar itu mengalami macet selama berjam-jam.

Baca Juga : Belasan Rumah Hangus Terbakar di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Diduga Korsleting Listrik

Salah satu warga Maros, Taufik mengatakan sempat terjebak dalam antrean panjang dari arah Maros ke Makassar. Dia pun harus mencari jalan alternatif untuk sampai ke Kota Makassar pada Senin siang.

"Saya terjebak dari jam 9 pagi, saya harus cari jalan tikus (alternatif) untuk bisa sampai di Makassar. Macetnya dari kemarin (minggu) sore karena kebakaran," kata Taufik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar