PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pertumbuhan kredit Bank Mandiri terus meningkat sejalan dengan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di seluruh wilayah di Indonesia.
Terbukti di kuartal I 2022, Bank Mandiri Region X Sulawesi Maluku mengakumulasi penyaluran kredit secara YoY sebesar 34,7% atau Rp40,14 triliun.
Sedangkan di Provinsi Sulawesi Selatan, pertumbuhan YoY mencapai 3,8% atau sama dengan Rp11,07 triliun.
Baca Juga : Penuhi Kebutuhan Transaksi Nataru, Bank Mandiri Siapkan Rp2,3 Triliun di Sulawesi dan Maluku
Menurut M.Ashidiq Iswara, Regional CEO Bank Mandiri Region X/Sulawesi & Maluku, dibandingkkan tahun sebelumnya (2021) penyeluran kredit dapat tumbuh sebesar 7,7%.
"Sehingga tahun ini kita targetkan penyaluran kredit dapat tumbuh 15,8%," ucapnya saat dikonfirmasi oleh portalmedia.id, Rabu (20/7).
Untuk penyaluran kredit lanjutnya, Bank Mandiri menetapkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) segmen Korporasi sebesar 8.00%, segmen ritel sebesar 8.25% dan segmen mikro sebesar 11,25%.
Baca Juga : Bank Mandiri Gelar Livin’ Fest 2025, Libatkan 160 UMKM dan Tawarkan Beragam Promo
"Lalu, segmen Consumer untuk KPR turun sebesar 7.25% dan Consumer non KPR sebesar 8.75%,"tungkasnya.
Untuk itu, berdasarkan pencapaian Kinerja Juni 2022, Bank Mandiri terus berkontribusi menyalurkan Kredit kepada nasabah yang penyaluran kreditnya di dominasi oleh Kredit Produktif untuk UMKM yaitu sebesar 48,5% .
"Dari total Kredit yang disalurkan. Alasan Kredit Produktif UMKM menjadi Primadona karena terdapat Kredit KUR untuk segmen Mikro dengan suku bunga 6%. Selain itu, dikarenakan paska Pandemi perekonomian sudah mulai tumbuh kembali sehingga banyak pelaku usaha mulai menambah permodalan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi pilihan utama mereka," jelas Ashidiq.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News