0%
Minggu, 05 Maret 2023 14:41

Kembali Terpilih Pimpin Muhammadiyah Sulsel, Ini Rekam Jejak Prof Ambo Asse

Editor : Redaksi
Prof Ambo Asse
Prof Ambo Asse

Kerja keras membuat Ambo Asse mendapatkan jabatan fungsional tertinggi di dunia akademik. Dia meraih gelar Guru Besar (Profesor) pada tahun 2010, dengan pidato pengukuhan yang berjudul Hak Azasi Manusia dalam Perspektif Hadis Nabi SAW.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Prof Ambo Asse kembali terpilih menjadi Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel untuk masa jabatan 2022-2027. Kembalinya Ambo Asse untuk menakhodai Muhamamdiyah lima tahun ke depan ini ditetapkan dalam Sidang Pleno IV Musyawarah Wilayah (Musywil) 40 Muhammadiyah, yang dilaksanakan di Gedung Gabungan Dinas-Dinas Kabupaten Enrekang, Minggu, 5 Maret 2023.

Prof Ambo Asse lahir di Tanrutedong - Sidrap, 22 Oktober 1958 silam. Ia merupakan Guru Besar UIN Alauddin Makassar, juga Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar.

Sepak terjangnya dalam akademik, birokrasi, maupun di dalam organisasi Muhammadiyah juga tak perlu diragukan. Jejaring pergaulannya cukup luas, mulai dari level nasional dan internasional.

Baca Juga : PWM Sulsel Gelar Musypim Bahas Percepatan Program Kerja dan Islam Berkemajuan

Sejak kecil, Ambo Asse telah ditempa pendidikan formal bernuansa keagamaan. Dia menamatkan pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tanrutedong tahun 1972. Lalu melanjutkan Pendidikan Guru Agama 4 Tahun (Setingkat SMP) Tahun 1975, dan Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 6 tahun, pada tahun 1977.

Pendidikan formal jenjang Sarjana Muda hingga Doktor ditempuhnya di IAIN Alauddin, yang kini berubah status menjadi UIN Alauddin. Di sana, gelar Sarjana Muda (BA) diraihnya di tahun 1981. Kemudian menyelesaikan pendidikan sarjana lengkap (Drs) pada tahun 1985. 

Tidak cukup sampai di situ. Dia melanjutkan pendidikan S2 Ilmu Hukum Islam dan Hadis, dan selesai pada tahun 2000. Namun jenjang pendidikan tertingginya dicapai dalam bidang Ilmu Tafsir Hadis tahun 2007.

Baca Juga : Pendaftaran Calon Rektor Unismuh Makassar Resmi Dibuka Besok, Ini Syaratnya

Di tahun 1987, atau dua tahun setelah menyelesaikan pendidikan S1,  Ambo Asse terangkat sebagai Dosen PNS di Fakultas Syariah IAIN Alauddin. Dia ditunjuk sebagai Sekretaris Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum, dan Sekretaris Jurusan Tafsir Hadits Fakultas Syariah IAIN Makassar (1993-1995) berkat ketekunannya secara administratif.

Jabatan Ketua Jurusan Muamalah Fakultas Syariah IAIN Alauddin diembannya pada tahun 1996-1998. Lalu didaulat sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin (2004-2008). Lalu tahun 2008-2012,dia didapuk sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin (2008-2012). Setelah berdirinya Fakultas Ekonomi dan Bisnis di UIN Alauddin, dia pun menjadi dekan pertama (2013-2019).

Tak hanya berkiprah di UIN Alauddin, Ambo Asse juga melebarkan sayap akademiknya di Unismuh Makassar cukup lama. Dia bahkan sempat memegang jabatan Pembantu Dekan IV Fakultas Pertanian (2000-2004). Di Unismuh, dia juga pernah duduk di jajaran Anggota Badan Pembina Harian (BPH) masa bakti 2012-2014. 

Baca Juga : Tidak Hanya Petani, Mahasiswa Unismuh Semangat Tanam Pisang Cavendish

Selain di Unismuh, dia pernah diamanahkan sebagai Ketua Badan Pembina Harian Akademi-akademi Kesehatan (Akkes) Muhammadiyah periode 2014-2018. 

Meski begitu, kesibukannya mengurus birokrasi kampus tak lantas membuatnya melupakan tanggung jawab intelektual sebagai dosen. Tak kurang dari 25 buku/karya ilmiah telah ditulisnya. Dia juga telah terlibat dalam sedikitnya 20 penelitian yang dibiayai negara maupun bersifat mandiri.

Kerja keras membuat Ambo Asse mendapatkan jabatan fungsional tertinggi di dunia akademik. Dia meraih gelar Guru Besar (Profesor) pada tahun 2010, dengan pidato pengukuhan yang berjudul Hak Azasi Manusia dalam Perspektif Hadis Nabi SAW.

Baca Juga : Kukuhkan 1805 Wisudawan, Rektor Paparkan Prestasi Terbaru Unismuh Makassar

Sejak tahun 2009, Ambo Asse juga telah didaulat sebagai Assesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pengalaman ini diharapkan bisa meningkatkan nilai Akreditasi Perguruan Tinggi Unismuh menjadi Unggul (A) pada periode kepemimpinannya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer