"Mungkin ada sedikit yah karena belum maksimal saya merasa berutang sama orang Jeneponto sehingga saya mau menutupi ketika saya di tempat tugas lain," kata Iksan Iskandar kepada Portalmedia.id, Kamis (9/3/2023).
Iksan berharap mampu menutupi segala keterbatasan yang terjadi di era kepemimpinanya. Iksan berjanji akan memperjuangkan hak-hak warga di Senayan.
"Mudah-mudahan saya bisa tutupi segala keterbatasan yang ada di periodesasi saya," jelansnya.
Baca Juga : Hadiri Pelantikan Bupati Jeneponto, Uji Nurdin Siap Bangun Sinergitas
Iksan bercerita, salah satu program politiknya yang diakui belum merata adalah infastruktur. Baik fisik maupun non-fisik.
Kurangnya pemeliharan infastruktur yang terjadi di sektor perkotaan maupun perdesaan disebabkan kurangnya finansial.
"Karena kekurangan kita baik finansial anggaran dan fiskal, dan kekurangan lainnya membuat kita ini tidak maksimal, non fisik-non fisik semua tidak maksimal," jelasnya.
Baca Juga : NasDem Klaim Sudah Raih 314 Ribu Suara, Potensi Dua Kursi DPR RI di Dapil Sulsel I
Belum lagi katanya, tahun 2023 ini pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan baru terkait sistem anggaran yang diberi nama Emart.
Emart sendiri merupakan anggaran pusat yang hanya berfokus pada program peningkatan SDM hingga sektor pendidikan serta kesehatan.
"Ditambah dengan tahun 2023 ini, ada kebijakan anggaran dari pusat, namanya Emart, di mana kebijakan pusat ini lebih mengedepankan atau lebih mendahulukan program peningkatan SDM, dengan demikian peningkatan SDM ini anggaranya lebih fokus kepada pendidikan dan kesehatan," ungkapnya.
Baca Juga : Ini 9 Caleg Dapil Sulsel I Berpeluang Melenggang ke Senayan, 3 Pendatang Baru
Oleh karen itu, ia menaruh harapan besar kepada masyarakat agar supaya bisa diberi amanah untuk berjuang di Senayan.
"Selain daripada itu, tentu karena saya orang partai saya juga mendapat penugasan dari partai untuk mencalonkan diri. Insya allah saya akan berjuang untuk wargaku," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News