"Soal dapil kemarin kan disebut-sebut Makassar, memang demikian adanya, karena memang engagement saya di Makassar. Tapi, opsi selanjutnya adalah Gowa-Takalar. Belum tentu juga. Intinya, nanti di bulan Agustus baru ditau," sambungnya.
Ingin Fokus Konten Kreator
Walau demikian, dirinya mengaku untuk saat ini ingin berkonsentarasi sebagai konten kreator Youtube dan sosmed garapannya. Menurutnya transformasi dari seorang profesional content creator menjadi politisi tidak semudah membalikan telapak tangan.
"Tapi dalam proses perkembangannya. Saya belum menentukan sikap. Sekarang yang paling saya pikirkan adalah pekerjaanku. Karena hijrah dari konten kreator ke politik ini bukan perkara muda," bebernya.
Baca Juga : Dukung Penataan Kota, Koalisi Partai Non-Parlemen Siap Jadi Mitra Pemkot Makassar
Rijal juga sudah memikirkan resiko besar yang bakal terjadi jika nantinya tidak sesuai ekspektasinya sebagai wakil rakyat.
"Tidak diminta-minta misalnya kita kemudian tidak terpilih, apakah masih bisa ngonteng atau bagaimana?. Belum tentu berhasil juga. Makanya saya pikirkan ini, dan cari jawaban. Tapi alhamdulillah saat ini sudah ada kecenderuan hati untuk maju," pungkasnya.
Modal Followers dan Subscribers
Rijal Djamal percaya diri dengan aset digital (Instagram, Tiktok dan Youtube) milikinya mampu mengantar dirinya di DPRD Sulsel.
Baca Juga : Tiga Kali Bertarung dalam Enam Tahun, Appi Kenang Peran PPP dalam Karier Politiknya
Modal followers atau pengikut digital Rijal memang cukup mumpuni dan semuanya berada di platfrom yang digandrungi berbagai kalangan usia. Sebut saja di Youbute dengan nama Channel Rijal Djamal punya subscribers atau langganan 243 ribu akun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
