PORTALMEDIA. ID, BALIKPAPAN - Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin, IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, hadir di calon Ibu Kota Negara (IKN) baru di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Andi Amran Sulaiman, mengumumkan ke dunia potensi masa depan IKN Nusantara di Sepaku, Kalimantan Timur (Kaltim) Jumat ,22/07/2022
Dari Mimbar Kuliah Umum di Universitas Balikpapan (Uniba) Menteri Pertanian 2014-2019 Andi Amran Sulaiman, menegaskan, masa depan dunia di Kaltim.
Baca Juga : Otorita IKN Pastikan Layanan Kesehatan KIPP Siap Sambut 16 Instansi
“Ibu kota negara ke depannya akan menjadi episentrum ekonomi di dunia karena ketahanan pangannya,” tegas Andi Amran Sulaiman.
Kuliah Umum bertajuk Ketahanan Pangan dan Energi di IKN dan sekitarnya di Conference Room Universitas Balikpapan itu dibarengi bincang-bincang tokoh.
Hadir, antara lain, Rektor Universitas Balikpapan DR Ir Isradi Zainal, Ketua Ika Unhas Wilayah Kalimantan Timur Sofyan Hasdam, beberapa Anggota Ika Uniba, Ika Unhas, KTNA, serta mahasiswa Uniba.
Baca Juga : DPR Proyeksikan IKN Berfungsi Penuh sebagai Pusat Pemerintahan 2028
Andi Amran Sulaiman mengatakan, ketahanan negara sangat berkaitan dengan ketahanan pangan di Indonesia.
"Kita bisa mempengaruhi dunia dan IKN menjadi episentrum ekonomi baru untuk Indonesia. Dan nanti bisa jadi kiblatnya Asia tenggara, Asia dan dunia itu ada di IKN ini. Itu gagasan luar biasa dan kita harus topang. Kita harus mandiri untuk pangan," jelas Andi Amran Sulaiman.
Dia memastikan pemerintah sudah siap dengan ketahanan pangan tersebut. Sehingga menurutnya Kalimantan Timur harus mandiri dan berdaulat untuk menciptakan ketahanan pangan dan energi di wilayahnya, bahkan dapat mengekspor keluar daerahnya.
Baca Juga : DPR Sebut Kunjungan Prabowo ke IKN Jadi Pesan Politik Penting
"Pemerintah saat ini sudah siap karena kita sudah merintis dari dulu. Karena konsep kita adalah bagaimana Kalimantan ini mandiri, berdaulat. Karena kalau kita ambil dari Jawa Timur, dari Sulsel, biaya ngangkutnya ditanggung masyarakat dan itu menyebabkan inflasi,” kata Andi Amran Sulaiman.
Itulah sebabnya, saat menjabat Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman memberi perhatian besar pengembangan pertanian di Kaltim, Kalsel, dan sekitarnya.
“Makanya konsep kami, kalau Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan ada rawa kami bangun, itu ratusan ribu. Kemudian Kalimantan Timur yang topang adalah Paser, Penajam, dan Kutai. Dan kami berikan alat teknologi yang lengkap waktu itu,” jelas Andi Amran Sulaiman.
Baca Juga : Rakor IKA Unhas, Munafri Tegaskan Peran Strategis Alumni dalam Pembangunan
“Sehingga beras yang dari Surabaya kalau berlebih kita ekspor. Tapi dari sini menghidupi diri sudah cukup. Tapi di sini pun bisa menghidupi tempat lain. Bisa untuk ekspor ke Malaysia dan seterusnya,” kata Andi Amran Sulaiman menambahkan.
Selain itu, Andi Amran Sulaiman juga sudah merintis ketahanan pangan di IKN Nusantara. Dia mengatakan payung hukum tersebut akan dilanjutkan ke depannya.
"Untung payung hukum ketahanan pangan di IKN dari dulu sudah ada. Kita buat payung hukum ketahanan pangan sudah dirintis, dan sekarang insya Allah dilanjutkan," ujar Andi Amran Sulaiman.
Baca Juga : Rakor Digelar Januari 2026, Ramli Rahim Pimpin Panitia Mubes IKA Unhas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

