PORTALMEDIA.ID, BANTAENG - Warga di Kabupaten Bantaeng Sulsel tidak perlu lagi risau soal biaya kesehatan mereka. Cukup dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke tempat layanan kesehatan, warga pun kini sudah bisa berobat gratis.
Hal itu diungkapkan Bupati Bantaeng, Ilham Azikin saat bersama masyarakat Kecamatan Pa'jukukang, di Masjid Al Magfirah, Dusun Birea, Kamis (6/4/2023).
Dia mengatakan, seluruh masyarakat Bantaeng saat ini sudah terlindungi layanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang merupakan kerja sama dari BPJS Kesehatan.
Baca Juga : Prabowo Beri Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk 731 Ribu Pekerja Informal
"Cukup perlihatkan KTP saja, maka sudah bisa dapat pelayanan kesehatan secara gratis," kata dia.
Dia menambahkan, selama ini, pemerintah telah mengucurkan Rp182 miliar agar masyarakat Bantaeng mendapatkan layanan kesehatan secara gratis. Upaya ini, kata dia, adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk masyarakat Bantaeng.
"Ini yang membedakan kita dengan daerah lain. Semua masyarakat Bantaeng tidak perlu risau lagi dengan biaya kesehatan. Memang ini tidak kelihatan secara fisik, tetapi manfaatnya untuk kita semua sangatlah besar," kata dia.
Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Bayar Klaim Rp1,3 Triliun di Sulawesi-Maluku Sepanjang 2024
Dalam kesempatan itu, Ilham Azikin juga mengingatkan kepada masyarakat Birea untuk senantiasa menjaga kedamaian di daerah itu. Salah satunya adalah dengan menjaga anak-anak remaja di kawasan itu melalui pengawasan orang tua.
"Sebisa mungkin, anak-anak kita setelah salat tarwih, kita ketahui keberadaannya. Jangan sampai ada yang terlibat kriminal dan tidak kita ketahui," jelas dia.
Dia berharap, suasana damai yang ada di dusun Birea itu, dapat senantiasa terjaga. Menurutnya, ada fenomena kenalakan remaja yang mulai muncul selama bulan Ramadan ini. Oleh karena itu, dia berharap peran aktif orang tua untuk senantiasa menjaga anak-anak mereka.
Baca Juga : Lonjakan PHK, 35 Ribu Klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan ke BPJS Ketenagakerjaan
"Ada fenomena kenakalan remaja yang di luar kendali. Oleh karena itu, saya sangat berharap peran aktif orang tua," jelas dia.
Penceramah tarwih, Abdul Karim Bagada juga mengingatkan peran orang tua untuk senantiasa menjaga kedamaian di daerah itu. Dia menyebut, Islam pada dasarnya adalah agama yang memberikan kedamaian.
"Islam sendiri itu adalah kedamaian. Oleh karena itu, mari kita semua menjaga kedamaian ini," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News