0%
Rabu, 12 April 2023 12:41

Geger Pendeta Kuil Hindu di India Serukan Serang Mekkah dan Rebut Ka'bah

Editor : Azis Kuba
Yati Narsinghanand
Yati Narsinghanand

belum ada tanggapan resmi dari otoritas maupun kepolisian India terkait pidato kebencian Yati Narsinghanand yang menjadi viral di media sosial.

PORTALMEDIA.ID -- Yati Narsinghanand, seorang pendeta Hindu yang kontroversial di India telah menjadi viral di media sosial setelah memberikan pidato yang dipenuhi dengan kebencian terhadap umat Muslim dan ajaran Islam.

Yati Narsinghanand, yang dikenal sebagai pendeta kuil Hindu Dasna di Ghaziabad dan anggota sayap kanan Hindu yang terkemuka di India, telah lama dikenal karena komentar anti-Islam yang sering dilontarkannya.

Dalam pidatonya, dia bahkan menyerukan pengikutnya untuk menyerang kota suci Mekah dan merebut Ka'bah dari umat muslim. Media online, muslimmirror.com, melaporkan hal tersebut pada hari Rabu (12/4/2023).

Baca Juga : Arab Saudi Perketat Visa Umrah, Wajib Sertakan Bukti Reservasi Hotel Berizin

Hindutva Watch, organisasi yang memantau serangan terhadap kelompok minoritas agama di India, telah memposting video pidato Yati Narsinghanand melalui akun Twitter mereka.

Menurut laporan Hindutva Watch, Narsinghanand memberikan pidato kebencian terhadap umat Muslim saat menghadiri acara Hindu Jagruti Samelan. Dalam pidatonya, Narsinghanand menyerukan umat Hindu untuk mengambil tindakan terhadap umat Muslim dan bahkan menyerukan untuk merebut "Mekah, tempat yang disebut-sebut sebagai situs kuil Mahadev".

"Hindu Rashtra adalah sebuah impian, kita tidak hanya akan merebut tapi juga Mekah ... Sungai Gangga Mahadev mengalir dalam bentuk Zam Zam di sana," ucap Narsinghanand dalam pidatonya.

Baca Juga : Kemenag Peringatkan Jemaah Tak Boleh Bawa Barang Ini ke Tanah Suci Mekkah

"Jika kalian tidak merebut Makkeshwar Mandir (merujuk pada Ka'bah), tidak ada kekuatan di Bumi yang bisa mengalahkan Islam," cetus Narsinghanand kepada para pengikutnya.

Saat ini, belum ada tanggapan resmi dari otoritas maupun kepolisian India terkait pidato kebencian Yati Narsinghanand yang menjadi viral di media sosial.

Selain itu, laporan muslimmirror.com juga mengungkapkan bahwa beberapa pejabat Partai Bharata Janata (BJP) yang saat ini berkuasa di India memiliki hubungan dekat dengan Narsinghanand. Dilaporkan bahwa para pejabat BJP secara aktif mempromosikan dan mendukung Narsinghanand.

Baca Juga : Arab Saudi Keluarkan Aturan Pelarangan Umrah 2 Kali

Bahkan salah satu pejabat BJP pernah meluncurkan kampanye penggalangan dana untuk mencapai tujuan Narsinghanand, yaitu 'menghapus Islam dan umat Muslim dari muka Bumi ini'.

Ini bukanlah pidato kebencian pertama yang disampaikan oleh Narsinghanand. Pada April tahun lalu, Narsinghanand dan sejumlah penyebar kebencian lainnya ditangkap oleh pihak berwenang karena menyampaikan pidato kebencian dalam acara Hindu Mahapanchayat.

Dalam pidatonya saat itu, Narsinghanand menyatakan bahwa '50 persen umat Hindu akan pindah agama' dalam waktu 20 tahun jika seorang Muslim menjadi Perdana Menteri (PM) di India.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer