0%
Jumat, 14 April 2023 15:48

Jelang Idul Fitri, Harga Daging Kuda di Jeneponto Tembus Rp 170 Ribu per Kilo 

Penulis : Akbar Razak
Editor : Rasdiyanah
Pedagang daging kuda di Pasar Induk Karisa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Foto: ist
Pedagang daging kuda di Pasar Induk Karisa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Foto: ist

Jelang Idul fitri, harga daging kuda di Jeneponto tembus Rp 170.000 per kg, meski daya beli masyarakat masih tergolong sepi.

PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Harga daging kuda di Pasar Tradisional Karisa, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, meroket jelang hari raya idul fitri 2023.

Salah satu pedangang bernama Sitaba mengatakan, harga daging kuda saat ini tembus Rp 170 ribu per kilo, sebelumnya hanya Rp160 ribu.

Ia mengungkapkan, harga daging kuda tersebut berbeda pada tahun sebelumnya, yakni Rp 150 ribu per kilo.

Baca Juga : Strategi Pangan Presiden Prabowo: Mentan Amran Pastikan Stok Bahan Pokok Surplus hingga Idul Fitri

Namun saat itu, ia membelinya dari pemotong (pemilik kuda) hanya Rp 140 ribu per kilo.

"Tahun lalu kami beli dari pemotong Rp 140 ribu per kilo jadi kami jual eceran Rp 150 ribu, kalau sekarang kita beli Rp 155 ribu jadi kami jual Rp 170 ribu," kata Sitaba kepada wartawan, Jumat (14/4/2023).

Hingga kini, kata dia, masyarakat masih menanggapi santai terkait melonjaknya harga daging tersebut. Pasalnya, para pembeli sudah memprediksi kenaikan sebelum Ramadan.

Baca Juga : Modus Bagi-bagi Uang Jelang Lebaran, Buruh di Makassar Cabuli Bocah 5 Tahun

"Biasaji, karena barupi mau masuk bulan puasa na tau memangmi pasti naik harga," ungkapnya.

Daya Beli Masyarakat Sepi

Sementara daya beli masyarakat saat ini masih tergolong sepi. Apalagi, musim pesta atau hajatan akan dimulai pasca lebaran.

"Sepi untuk saat ini, karena biasanya nanti selesai lebaran baru banyak pembeli karena pasti banyak kegiatan pesta sama acara-acara," tuturnya.

Baca Juga : IKA Alumni 98 Smandel Makassar Rayakan Reuni Perak

Untuk diketahui, Daeng Sitaba telah menjual daging kuda selama hampir 30 tahun sejak pasar Induk Jeneponto ini masih di wilayah Bontosunggu, Kecamatan Binamu.

Biasanya, Daeng Sitaba menjual 20 kilogram daging kuda setiap hari. Bahkan jika musim hajatan, ia menjual hingga dua ekor daging kuda setiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar