PORTALMEDIA.ID -- Peneliti dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, menyatakan bahwa sebagai kader PDI Perjuangan , Ganjar Pranowo bisa menjadi menjadi modal bagi PDIP untuk memimpin koalisi besar jika diusung sebagai calon presiden.
"Salah satu tokoh potensial yang menjadi calon presiden yakni Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah ini merupakan kader PDIP," kata Saidiman Ahmad, Rabu (19/4/2023) dilansir Republika.
Selain itu, kata dia, PDIP adalah partai pemerintah yang saat ini kader mereka juga menjadi presiden yakni Joko Widodo.
Baca Juga : PSI Berambisi Kuasai Basis PDIP, Hasto: Masih Terlalu Dini
"PDIP adalah partai terbesar di parlemen dan berpotensi kembali menjadi partai pemenang pemilu," ungkapnya.
PDIP memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi magnet dalam pembentukan koalisi. Hal tersebut juga didukung oleh hasil survei SMRC yang menunjukkan elektabilitas Ganjar meningkat setelah sebelumnya menurun.
"Tokoh yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi sekarang adalah kader PDIP, Ganjar Pranowo," katanya menegaskan.
Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, PDIP Ingatkan Kader Tidak Salah Gunakan Wewenang
Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden dapat diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon dapat diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal sebanyak 34.992.703 suara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News