0%
Jumat, 28 April 2023 17:44

Sambut Pemberlakuan Program 'Fast Track', PPs UMI Siap Cetak Doktor dan Profesor Muda

Editor : Gita Oktaviola
Sambut Pemberlakuan Program 'Fast Track', PPs UMI Siap Cetak Doktor dan Profesor Muda
ist

Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (PPs UMI) sementara berbenah untuk menyambut pemberlakuan program fast track untuk mahasiswa berprestasi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (PPs UMI) sementara berbenah untuk menyambut pemberlakuan program fast track untuk mahasiswa berprestasi.

Rencananya, mahasiswa yang berkuliah di UMI, dapat menyelesaikan dua program studi bertingkat. Misalnya mahasiswa S1 dapat memprogram mata kuliah di pasca atau S2 dan S3.

Menurut Prof. Sufirman Rahman Direktur PPs UMI, tujuan digagasnya program fast track, agar universitas dapat mencetak doktor atau profesor muda.

Baca Juga : LONTARA+: Membedah DNA Birokrasi Makassar, Dari 358 Aplikasi Menuju Pelayanan Super Cepat

"Sama dengan mahasiswa yang ada di luar negeri. Mereka banyak yang usia 24 sudah menyandang gelar 2 sampai 3 gelar sekaligus. Ini juga sebagai bentuk peningkatan kualitas pendidikan di UMI yang sangat berbeda dengan kampus lain," ucapnya saat ditemui awak media, Jumat (28/4).

Untuk itu kata Prof. Sufirman, pimpinan kampus terlebih dahulu akan menyusun regulasi yang tepat sebagai pedoman akademik.

"Kalau aturannya sudah baku, maka kami sudah bisa menjalankan program tersebut. Kami akan menyusun regulasi yang tentunya berbeda dengan penerimaan mahasiswa baru di pasca," pungkasnya.

Baca Juga : Sejak Diluncurkan, LONTARA+ Tampung 2.106 Aduan Warga Makassar

Sebelumnya, Rektor UMI Makassar, Prof. Basri Modding menyampaikan, program yang akan diterapkannya itu, dapat membuat efesiensi proses belajar di kampus hijau tersebut.

"Lebih efisien dari segi waktu maupun biaya. Programnya sekarang sedang digodok kurikulumnya. Sisa berapa yang harus diambil dari S1 dan S2 atau S1 ke S3 sisa itu nanti kurikulumnya disesuaikan," jelasnya saat menggelar acara silaturahmi di Rektorat UMI lantai 9.

Selanjutnya, Prof Basri menjelaskan, program fast track ini hanya bisa dilakukan oleh mahasiswa yang memiliki IPK 3,5 ke atas.

Baca Juga : Petakan Wilayah Rawan, Munafri Gandeng TNI–Polri Amankan Pemilihan RT/RW

"Kita memang harus seleksi. IPK-nya 3,5 ke atas. Karena program fastrek ini adalah orang yang unggul. Yang punya intelegensi tinggi. Makanya harus difasilitasi lebih cepat," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar