PORTALMEDIA. ID, MAKASSAR- Aksi pencurian kotak amal masjid dilakukan seorang pria misterius viral di media sosial (Medsos).
Aksi itu terekam kamera pengawas atau CCTV Masjid Al Ikhlas yang terletak di kawasan Komplek Dewi Karmila Sari, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), saat digasak maling di siang bolong, pada Kamis (11/5/2023).
Akibat pencurian itu, uang masjid yang jumlahnya ditaksir ratusan ribu di dalam kotak amal ludes dibawa kabur pria misterius.
Baca Juga : Demi Kebutuhan Hidup, Dua Pria di Gowa Curi Selang dan Sekop Milik Wakil Gubernur Sulsel
Dari rekaman CCTV, nampak seorang pria menggunakan sepeda motor datang memarkirkan kendaraannya di kawasan masjid. Sebelum beraksi ia terlihat memantau situasi sebelum masuk ke dalam masjid.
Pria tersebut memakai sweter hitam dengan celana berwarna terang. Nampak pria itu langsung mendekati sebuah kotak amal dan langsung membobol semua isi kotak. Dari informasi ada uang senilai Rp 500.000 yang hilang.
Ketua RT 2/RW 3 Sutomo menjelaskan bahwa kejadian pencurian kotak amal itu terjadi di siang bolong kala situasi masjid sedang sepi dari jemaah.
Baca Juga : Dua Remaja di Bone Bobol Kantor Lurah, Gasak 12 Karung Beras Bantuan Pemerintah
"Kejadiannya tadi siang, itu dia (pelaku) naik motor langsung masuk ke masjid saat sepi dia masuk langsung bongkar itu (kotak amal)," kata Sutomo belum lama ini.
Kata Sutomo, kejadian pencurian kotak amal di masjid Al Ikhlas sudah dua kali terjadi. Atas kejadian yang kedua kalinya ini pihak masjid kata dia telah melaporkan ke polisi.
"Sudah dua kali ini tapi sudah diamankan orangnya pertama. Sudah melapor di Polsek , dia (pelaku) tadi sendiri," ucapnya.
Baca Juga : Libur Sekolah, Tiga Pelajar di Makassar Bobol Rumah Warga dan Gasak Benda Pusaka
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea IPTU Jeriady membenarkan perihal laporan pihak masjid. Kata dia pelaku masih dalam penyelidikan pihaknya.
"Sementara masih kita lakukan penyelidikan. Rekaman bukti CCTV kita sudah kantongi. Semoga kita segera dapat amankan pelakunya," jelas Jeriady kepada Kompas.com saat dikonfirmasi terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News