PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga dampak positif yang dirasakannya semenjak digelar
Makassar Direct Sales 2023 di Ambon dan Kendari.
Sebanyak 24.120 ribu kamar hotel di Sulawesi Selatan bisa dipesan. Ini berpeluang terisi dan meningkatkan akupansi.
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
"Terus naik kondisinya. Tentu ini dampak event dan Makassar direct sales 2023
yang sudah terlaksana di Ambon dan Kendari," katanya saat ditemui dalam Makassar direct sales di Kendari, Kamis (22/6/2023).
Dia menjelaskan kalau Makassar menjadi daerah penyedia hotel berbintang terbanyak di Sulsel. Jumlahnya mencapai 50 unit yang tergabung dalam PHRI.
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
Dari angka tersebut, terbagi menjadi tiga kategori. Diantaranya 2 hotel berbintang lima, 11 berbintang empat dan 37 hotel berbintang tiga.
"Sudah banyak dampaknya (direct sales), kemarin laporan dari Claro dan Horison itu hunian naik," jelasnya.
Angiat kemudian mengungkap alasan mengusulkan Kendari sebagai tempat digelarnya Makassar direct sale 2023. Seperti aksebiltas yang mudah, dalam artian waktu tempuh yang singkat dan bisa diakses berbagai transportasi. Baik darat, laut dan udara.
Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi
"Data statistik itu banyak dari sini, itu terkait aksebilitas yaitu terbang hanya 45 menit. Daya beli warga disini besar," sambungnya.
Dia menambahkan Makassar juga menjadi daya tarik warga Kendari, Sulawesi Tenggara seiring memiliki fasilitas yang lengkap. Misalnya fasilitas kesehatan, pendidikan, hiburan dan penginapan.
"Jadi tidak perlu ke Jawa kan, jauh dan biaya lagi. Uang warga kendari kuat karena ditopang tambang, ini potensi perlu digarap baik dan terus didorong," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News