0%
Kamis, 28 Juli 2022 14:47

OJK, BRI dan Pemda Sulsel Dorong Akselerasi UMKM, Total Plafon Tembus Rp61,68 M

Editor : Gita Oktaviola
OJK, BRI dan Pemda Sulsel Dorong Akselerasi UMKM, Total Plafon Tembus Rp61,68 M
ist

OJK dorong akselerasi UMKM untuk 3 kluster di Kabupaten Barru

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah daerah Sulawesi Selatan terus mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk melakukan akselerasi dengan pihak terkait.

Kepala OJK Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Darwisman menyebutkan dalam keterangan tertulisnya bahwa sebanyak 239 kluster UMKM di Provinsi Sulsel telah berkontribusi dalam pengembangan akselerasi bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Hingga kini sebanyak 239 Kluster UMKM dengan jumlah debitur sebanyak 1.342 orang dan total plafond senilai Rp61,68 miliar yang dibentuk oleh BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BPD Sulselbar," ucapnya, Selasa (26/7).

Baca Juga : UMKM Sulsel Didorong Kuasai Pasar Digital, Kadiskop UKM: Jangan Hanya Jadi Penonton!

Selanjutnya, Rahman Arif Regional CEO Makassar menambahkan,khusus untuk BRI, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) telah dibagikan kepada 3 kelompok kluster UMKM.

"Tiga kelompok itu adalah komoditi kepiting rajungan dengan jumlah debitur debitur sebanyak 31 orang dan total plafond senilai Rp1.36 Miliar," pungkasnya.

BRI telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada 3 kelompok kluster UMKM komoditi kepiting rajungan dengan jumlah debitur sebanyak 31 orang dan total plafond senilai Rp1.36 Miliar

Baca Juga : Modus Asmara Palsu Makan Korban, OJK Ungkap Kerugian Love Scam Rp49,19 Miliar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah daerah terus berupaya memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Salah satunya lewat klasterisasi.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 239 kluster UMKM di Provinsi Sulsel dengan jumlah debitur sebanyak 1.342 orang. Hal itu diungkapkan oleh Kepala OJK Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Darwisman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/7/2022).

"Saat ini pencapaian jumlah kluster yang telah terbentuk di Provinsi Sulawesi Selatan adalah sebanyak 239 kluster dengan jumlah debitur sebanyak 1.342 orang dan total plafon senilai Rp61,68 miliar," urainya.

Baca Juga : FC Barcelona Resmi Gandeng BRI hingga 2027

Selain itu, disaat yang bersamaan BRI dalam menunjang pendampingan kepada UMKM juga memberikan bantuan berupa barang mesin tarik rakang kepada kluster nelayan kepiting dan mesin penghancur es kepada kluster olahan kepiting.

"Ini kami lakukan dengan harapan perluasan akses keuangan dan penguatan pola pendampingan ini dapat memajukan UMKM, bermakna bagi masyarakat, serta pendapatan daerah meningkat sehingga masyarakat sejahtera," bebernya.

Diketahui, OJK bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemkab Barru melaksanakan monitoring dan evaluasi klasterisasi UMKM di Kabupaten Barru. Salah satu sektor usaha yang menjadi perhatian adalah perikanan, yaitu kepiting rajungan.

Baca Juga : OJK Siapkan Jurus Dorong Pertumbuhan Kredit di Tahun 2026

Dalam memajukan dan memperluas jangkauan pembiayaan model klastersisasi UMKM, selain dari sisi pembiayaan juga diharapkan dari sisi hilirisasi utamanya kepastian harga komoditas kepiting perlu menjadi perhatian.

Dimana saat ini, fokus nelayan adalah terkait harga jual yang mengalami penurunan. Oleh karena itu, pemerintah daerah menanggapi untuk dapat dilakukan MoU dengan Offtaker untuk menekankan kepastian harga jual dengan menetapkan harga batas bawah dan batas atas terkait penjualan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar