0%
Sabtu, 01 Juli 2023 17:15

Masjid Cheng Hoo Hertasning Qurban 7 Sapi dan 12 Kambing

Editor : Gita Oktaviola
Masjid Cheng Hoo Hertasning Qurban 7 Sapi dan 12 Kambing
ist

Misalnya di Masjid Muhammad Cheng Hoo Hertasning, puluhan hewan qurban meramaikan tembak ibadah tersebut.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Hari Raya Idul Adha 1444 H menjadi momen berharga bagi umat muslim. Perayaan qurban ini menjadi simbol ibadah bagi mereka yang beragama Islam.

Misalnya di Masjid Muhammad Cheng Hoo Hertasning, puluhan hewan qurban meramaikan tembak ibadah tersebut.

Menurut Ketua Panitia Qurban Masjid Muhammad Cheng Hoo Hertasning, Arief Riwikari mengatakan tahun ini total yang di qurbankan ada 7 sapi dan 12 kambing. Mereka yang berqurban ini, jamaah.

Baca Juga : Wali Kota Makassar dan Ribuan Warga Akan Laksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Karebosi

Selain dari Sulsel, bahkan ada yang dari Jakarta dan Papua yang mempercayakan ke Panitia Masjid Muhammad Cheng Hoo Hertasning.

"Jadi mereka ada yang memasukkan uang atau membayar dihitung perkelompok, lalu dibelikan hewan qurbannya. Kemudian kami yang mengelola dan mendistributor pemotongannya," ucapnya

Namun ada juga yang datang langsung membawa sapi atau kambingnya. Sehingga tinggal di kelola panitia.

Baca Juga : Ketersediaan Pangan Sulsel Cukup untuk Idul Adha, Stok Beras Aman 384 Hari

" Perkelompok itu ditargetkan minimal berat sapi 70 kg. Sehingga bisa menghasilkan 70 kantong. Kalau mau hitungan perkelompok mengumpulkan uang Rp1.900.000," ucapnya.

Pemotongan di fokuskan sehari saja, lalu perhitungannya itu dibagikan kepada masyarakat. Diutamakan yang berdomisili di Romang Polong.

Sementara untuk Panitianya sekitar 20 orang. Terdiri dari pengurus mesjid, divisinya sendiri memang khusus divisi pemotongan dan pendistribusian hewan qurban.

Baca Juga : Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Cepat Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha

Ketua Takmir Yayasan Masjid Muhammad Cheng Hoo Hertasning, Muh Zain Fong mengatakan daging qurban ini distribusi diutamakan untuk wilayah Samata, Romang Polong dan sekitar Hertasning.

"Rata-rata pemilik kurban ini berasal dari keluarga Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI)," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar