Pegawai Alfamart Dikeroyok Pemabuk Desa: Wajah Babak Belur dan Tulang Rahang Patah
Awalnya, korban bernama RA (32) baru saja pulang menyelesaikan pekerjaannya di toko perbelanjaan tersebut sekitar pukul 01.00 Wita, Rabu (16/8). Namun, dikeroyok orang tak dikenal.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Seorang pegawai Alfamart di Kecamatan Bontotiro, Bulukumba babak belur dikeroyok oleh gerombolan anak muda tak dikenal.
Kepada portalmedia.id, Resky Indah Wahyuni Istri RA menceritakan kronologi kejadian yang menimpa suaminya. Kata dia, awalnya, korban bernama RA (32) asal Herlang baru saja pulang menyelesaikan pekerjaannya di toko perbelanjaan tersebut sekitar pukul 01.00 Wita, Rabu (16/8).
Namun, saat hendak pulang ke rumah, ia bertemu dengan sekelompok anak muda yang sedang ugal-ugalan di jalan raya. Setelah berpapasan di jalan, kelompok pemuda itu tampa basa-basi langsung mengerok RA hingga tersungkur ke tanah.
Baca Juga : Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pengeroyokan di Gowa, 5 Pelaku Diamankan Polisi
"Untung ada warga yang temukan suami ku. Tapi babak belur mi kodong. penuh darah wajahnya. Dan sudah tidak sadar," bebernya.
Setelah ditemukan, warga langsung membawa RA ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
"Setelah diperiksa sama dokter, selain wajahnya yang babak belur, tulang rahangnya sebelah kanan patah, dada dan lengannya lebam," terangnya sambil berderai air mata.
Baca Juga : Dua Saudara Kembar di Makassar Keroyok Tetangga Lantaran Tak Terima Ditegur Curi Mangga
Atas kejadian ini, Reski memohon kepada Polsek setempat untuk mencari dan mengadili pelaku pengeroyokan tersebut.
"Kita belum tau siapa orangnya, makanya kami mohon pak Kapolsek untuk bisa mengadili masalah ini," terangnya.
Terpisah, Warga Salu-salu Kecamatan Bontotiro Awi yang dikonfirmasi oleh portalmedia.id menerangkan tentang kejadian tersebut.
Baca Juga : Kelompok Pemuda di Makassar Terlibat Pengeroyokan Gegara Pasang Jari Tengah
"Jadi sebelumnya, pelaku memang dikejar oleh warga di sini karena di tengah jalan ugal-ugalan sambil berteriak dengan bahasa kurang sopan tengah malam. Mereka itu sedang mabuk. Makanya dikejar sama orang kampung," tuturnya via telepon.
Namun, usaha yang dilakukan orang kampung sia-sia. Sebab, mereka tak menemukan kelompok pemuda tersebut.
"Nah, tak lama, kami sudah dengar kabar kalau seorang pemuda dikeroyok sama kelompok yang tak dikenal. Kami memang sudah yakin kalau pelakunya orang yang dikejar oleh warga tadi," pungkasnya.
Baca Juga : Satu dari Lima Pelaku Begal Sadis di Makassar Divonis Bebas
Setelah berita ini diterbitkan, pihak keluarga telah melapor ke pihak berwenang (Polisi) dan laporannya sedang diproses.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News