Tidak Hanya di Indonesia, Aksi Bela Palestina Meluas ke Banyak Negara

Aksi Bela Palestina di Kawasan Monas, Minggu, 5 November 2023.

Sudah banyak aksi bela Palestina yang berlangsung di Indonesia. Namun Minggu hari ini di kawasan Monas menjadi paling besar.

PORTALMEDIA.ID - Aksi bela Palestina terus meluas di banyak negara. Tidak hanya di Indonesia seperti pada Minggu, 5 November 2023, negara-negara lain juga melakukan aksi yang sama.

Berikut beberapa jejak aksi bela Palestina di berbagai negara, seperti disarikan dari berbagai sumber.

1. Inggris

Baca Juga : 80 Ribu Tentara Israel Alami Gangguan Jiwa Akibat Agresi di Jalur Gaza

Kerumunan besar mengadakan aksi damai di London, akhir pekan ini. Mereka berkumpul di Oxford Circus dan Piccadilly Circus, sebelum jalan kaki menuju Trafalgar Square.

Para pengunjuk rasa banyak yang membawa poster berisi dukungan terhadap Palestina. Sekaligus seruan untuk diadakannya gencatan senjata.

Kepolisian Metropolitan London memperkirakan aksi kemarin diikuti 30 ribu orang. Ada 11 orang ditangkap yang salah satunya membawa plakat yang dinilai bisa memicu kebencian, atau bertentangan dengan Undang-Undang Terorisme negara tersebut.

Baca Juga : Donald Trump Pastikan Kebijakan AS Menentang Aneksasi Wilayah Tepi Barat

2. Prancis

Ribuan orang melakukan unjuk rasa di pusat kota Paris. Mereka menyerukan gencatan senjata dengan membawa pesan-pesan melalui poster.

“Hentikan siklus kekerasan.” “Tidak melakukan apapun, tidak mengatakan apapun, berarti terlibat!” Begitu contoh-contoh isi poster yang dibawa.

Baca Juga : IOC Hentikan Komunikasi dengan KOI usai Indonesia Tolak Visa Atlet Israel

Unjuk rasa kemarin merupakan salah satu pertemuan besar pertama untuk aksi bela Palestina. Terutama yang berkaitan dengan dukungan terhadap Palestina yang diizinkan secara hukum.

“Kami datang ke sini untuk menunjukkan solidaritas rakyat Prancis terhadap rakyat Palestina. Kami mendukung perdamainan untuk solusi dua negara,” kata Antoine Guerreiro, peserta aksi seperti dikutip dari Al Jazeera.

3. Jerman

Baca Juga : Gencatan Senjata di Gaza Dilanggar, Korban Sipil Palestina Terus Bertambah

Di Berlin sekitar 6.500 orang berkumpul pada tengah hari jelang akhir pekan. Mereka menggelar unjuk rasa dengan pengamanan ketat kepolisian.

Jerman selama ini melarang demonstrasi yang berkaitan dengan solidaritas terhadap Palestina. Namun unjuk rasa kemarin dibiarkan saja berlangsung.

Orang-orang membawa bendera Palestina dan poster berisi pesan perdamaian. “Hentikan genosida di Gaza”, atau “Dari sungai ke laut, kami menuntut kesetaraan”. 

Baca Juga : Deng Ical Minta Prabowo Serukan Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Aksi berlangsung di Alexanderplatz. Itu adalah alun-alun yang berada di pusat kota Berlin.

4. Italia

Ada sekitar 4.000 peserta aksi bela Palestina di Milan. Mereka menyuarakan gencatan senjata di antara Hamas dan pasukan keamanan Israel.

“Hentikan perang, tidak ada rasialisme.” Orang-orang berusaha terus menyuarakan perdamaian karena keadaan genting di Gaza.

5. Senegal

Di ibu kota Senegal, Dakar, orang-orang berkumpul di luar masjid raya. Mereka membawa poster dan spanduk bertuliskan dukungan buat rakyat Palestina.

Protes baru bisa dilakukan pada akhir pekan ini. Sebab, sebelumnya ada larangan dengan pertimbangan keamanan.

6. Turki

Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Istanbul dan Ankara. Aksi ini berlangsung

sehari sebelum kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken, untuk membicarakan tentang Gaza dengan Pemerintah Turki.

Aksi di Taman Sarachane Istanbul diwarnai banyak poster kecaman. Misalnya “Blinken, kaki tangan pembantaian, pergi dari Turki”. 

Sedangkan di Ankara demonstran menggelar aksi di dekat Kedutaan AS. Mereka meneriakkan kata-kata dan membentangkan poster.

7. Amerika Serikat

Puluhan ribu orang turun ke jalan di Washington DC. Ini merupakan aksi terbesar sejak perang di Gaza pecah lagi pada 7 Oktober 2023.

Seperti dilansir dari Al Jazeera seorang pengunjuk rasa yang merupakan warga Yahudi Amerika, mengatakan Presiden Joe Biden harus berhenti mendanai tentara Israel. “Berhentilah orang-orang yang mengatasnamakan Yahudi, karena Zionis yang tidak mewakili Yudaisme,” katanya.

8. Indonesia

Sudah banyak aksi bela Palestina yang berlangsung di Indonesia. Namun Minggu hari ini di kawasan Monas menjadi paling besar.

Aksi ini diinisiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pemerintahan Presiden Jokowi juga memberi dukungan, yang ditunjukkan dengan kehadiran beberapa menteri. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru