Sumarni Rustam Karaeng Layu Menguat Jelang Pilkada Jeneponto

Sumarni Rustam Karaeng Layu

Di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, Sumarni meraih suara tertinggi di Dapil III Kecamatan Bangkala dan Bangkala Barat

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Meski hasil resmi Pemilu 2024 belum dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun dinamika politik Pilkada serentak mulai menyambut.

Dari sejumlah daerah di Sulawesi Selatan yang akan melaksanakan Pilkada secara serentak, salah atau daerah mendapat sorotan yakni kontestasi di Pilkada Jeneponto.

Nama-nama figur yang digadang-gadang akan tampil bertarung di Pilkada Kabupaten Jeneponto, mulai bermunculan. Bahkan, ada beberapa nama kuat sejak jauh hari muncul.

Baca Juga : Pemerintah Kota Parepare dan Forkopimda Apresiasi Suksesnya Pilkada 2024

Yakni politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Syarif Karaeng Patta dan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Syamsuddin Karlos. Keduanya saat ini duduk sebagai anggota DPRD Sulsel Periode 2019-2024.

Di Pileg 2024-2029, Muhammad Syarif maupun Syamsuddin Karlos sama-sama memutuskan tak maju lagi caleg demi membidik kursi calon Bupati Kabupaten Jeneponto.

Keduanya berpeluang jadi calon penantang Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir, ataupun mantan anggota DPR RI Mukhtar Tompo.

Baca Juga : TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar Pastikan Keamanan Masa Tenang Pilkada

Sejauh ini, baik Karaeng Patta maupun Syamsuddin Karlos memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi. Maka tidak heran jika sejumlah nama terus bermunculan dan dipasangkan dengan keduanya.

Karaeng Patta-- sapaan akrab Muhammad Syarif Patta misalnya diisukan berpasangan dengan The Doktor Syafruddin Nurdin, Hj. Hamsiah Iksan. Kemudian ada juga nama Andi Pangeran Mustamu, dan Nur Alam Kr Beso.

Terbaru, muncul nama salah satu orang berpengaruh di Kecamatan Bangkala Barat, yakni Sumarni Rustam Karaeng Layu. Sumarni juga merupakan anggota DPRD Jeneponto dua periode asal Partai NasDem.

Baca Juga : Bawaslu Fokuskan Pengawasan Selama Masa Tenang

Di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, Sumarni meraih suara tertinggi di Dapil III Kecamatan Bangkala dan Bangkala Barat. Terlebih, dia tentunya bisa merangkul pemilih perempuan.

Dengan NasDem yang mengamankan tujuh kursi parlemen, kekuatan Karaeng Patta tentu sangat besar jika menggandeng Karaeng Layu. Di mana, PKB berhasil meraih enam kursi.

Muhammad Syarif Karaeng Patta yang dimintai tanggapannya mengatakan dengan raihan enam kursi PKB tentu memiliki harapan besar bisa ikut bertarung di Pilkada Jeneponto. Apalagi, pada Pemilu Legislatif 2024, dia tidak lagi maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sulsel.

Baca Juga : Pemerintah Tetapkan Pencoblosan Pilkada 2024 Hari Libur Nasional

"Biarpun bagaimana harus ada persetujuan dari Ketua DPW PKB, tapi dengan raihan enam kursi di Jeneponto pasti ada harapan untuk maju,” katanya.

Munculnya nama Sumarni Rustam sebagai kandidat 02, Legislator PKB DPRD Sulsel ini menyatakan semua orang memiliki peluang yang sama. Meski begitu, semuanya harus melalui ukuran.

Apalagi pada Pilkada sebelumnya Muhammad Syarif Karaeng Patta yang berpasangan dengan Andi Tahal Fasni kalah dari pasangan Iksan Iskandar-Paris Yasir.

Baca Juga : 13 Hari Menuju Pencoblosan, Banteng Makassar Maksimalkan Kerja-kerja Pemenangan

Sehingga Pilkada 2024 ini, Karaeng Patta tidak ingin terburu-buru menentukan pasangan.

“Saya kira Karaeng Layu (sapaan Sumarni Rustan) punya peluang. Tapi saya ini menunggu survei lagi, karena DPP tidak ingin memberikan rekomendasi kalau survei kita rendah,” ujarnya.

Untuk kepastiannya kapan, Karaeng Patta mengatakan sebelum tahapan Pilkada dimulai dia sudah putuskan calon wakilnya.

“Saya selalu salat istikharah, siapa yang nantinya menjadi putusan (wakil) dan ini semua harus diputuskan bersama. Saya ini sudah pengalaman di kalah, tapi Pilkada 2024 ini saya tidak mau dikalah,” jelasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru