Persembunyian Daeng Tompo Berakhir, Pelaku Pembunuhan Anak Tiri di Makassar Ditangkap

Penulis : Reza Rivaldi
lokasi kejadian pembunuhan terhadap anak tiri di Makassar. (Reza/portalmedia.id)

pelaku mengeluarkan sangkur yang diselipkan dipinggangnya lalu menikam korban sebanyak 1 kali di bagian dada sebelah kiri

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Pelarian Asrul Daeng Tompo berakhir setelah ditangkap polisi pada Selasa (13/9/2022) sore di persembunyiannya di Jalan Puri Pattene, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pria berusia 50 tahun ini merupakan pelaku pembunuhan anak tirinya sendiri.

Pelaku dibekuk aparat gabungan dari Unit Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulsel, Unit Jatanras Polrestabes Makassar, dan Unit Resmob Polsek Mamajang, saat berupaya meninggalkan Kota Makassar.

"Iya benar kita melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara dalam keterangannya. Rabu (14/9/2022).

Baca Juga : Pelaku Pembunuhan Pria di Makassar Ditangkap, Motifnya Tak Terima Dipukul Saat Melerai

Dari hasil introgasi polisi terhadap pelaku, ditemukan fakta bahwa sebelum penganiayaan terjadi cekcok antara korban hingga berujung penikaman. Pertengkaran didasari kesalahpahaman masalah utang piutang antara korban dan pelaku.

"Informasi pelaku melakukan penikaman didasari adanya selisih paham terkait uang senilai Rp 3 juta antara pelaku dan korban yang menyebabkan pelaku emosi," ungkapnya.

Sedangkan, Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS menjelaskan, kronologis kejadian berawal saat pelaku berboncengan bersama rekannya mendatangi rumah rekan anaknya itu.

Baca Juga : Tak Hanya Habisi Ibu Mantan Kekasih, Pria Di Makassar Perkosa Putri Korban 4 Kali

Korban bernama Andrianto Wahab (34) memang diketahui sering nongkrong di Jalan Kakatua II lorong 7, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulsel.

Setelah itu, kata Lando pelaku yang tak lain adalah bapak tiri korban kemudian memanggil korban dengan berkata dengan bernada tinggi. Korban lalu keluar dari rumah dan hendak pergi dengan menggunakan sepeda motor.

"Namun pelaku langsung memukul korban sebanyak satu kali kemudian korban membalas dengan memukul pelaku, pelaku lalu mengeluarkan sangkur yang diselipkan dipinggangnya lalu menikam korban sebanyak 1 kali di bagian dada sebelah kiri," bebernya.

Baca Juga : Istri Diperkosa saat Merantau, Pria di Sulsel Aniaya Pelaku hingga Tewas

Melihat korban tersungkur bersimpah darah pelaku kemudian melarikan diri dan meninggalkan sangkur yang digunakan untuk menikam korban di TKP.

"Diduga kuat akibat permasalahan hutang piutang serta hubungan keluarga antara bapak dan anak tiri yang tidak harmonis," ungkapnya

Melihat korban ditikam, warga sekitar TKP kemudian membawa Korban RS Labuang Baji untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga : Terbakar Cemburu, Motif Pembunuhan Pria yang Ditemukan Tewas di Lorong Makassar

"Namun sesampainya di RS Labuang Baji dokter yang merawat menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru