Stres Uang Tak Kembali, Bayi dari Ibu Korban SLV Travel Meninggal Saat Dilahirkan

Penulis : wiwi amaluddin
Korban geruduk kantor SLV Travel di bilangan Citraland, Gowa. (portalmedia/alfath)

Dianna mengaku akibat stres karena dana refund yang dijanjikan oleh SLV Modern Travelindo tidak dibayarkan salah satunya penyebab kehilangan bayi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Salah-satu korban traveling dari SLV Modern Travelindo (SLV Travel) bernama Dianna mengalami kejadian mengenaskan. Anak yang dikandungnya selama 9 bulan lamanya telah meninggal dunia. Penyebabnya, diduga stres berat karena dana refund yang dijanjikan perusahaan travel tersebut tak kunjung dilunasi.

Dianna sendiri mengaku akibat stres karena dana refund yang dijanjikan oleh SLV Modern Travelindo tidak dibayarkan salah satunya penyebab kehilangan bayinya.

"Iya anakku meninggal," ujarnya ketika dihubungi Portal Media, Jumat (16/9/2022).

Baca Juga : Dinyatakan Lengkap, Berkas Perkara UU ITE Owner SLV Travel Dilimpahkan ke Kejari Gowa

Dia bercerita, musibah ini terjadi pada Rabu (14/9/2022), tepatnya pada pukul 23.15 WITA, tatkala masuk salah satu rumah sakit di Makassar. Janin yang keluar sudah tidak bernyawa.

"Sudah meninggal di dalam perut akibat pendarahan selama 1 minggu," katanya.

Meski masih dalam duka, Dianna kembali menyinggung dana refund tersebut. Menurut Dianna, uang sebanyak Rp9,9 juta yang telah disetor sebelumnya akan digunakan sebagai biaya persalinannya.

Baca Juga : Pasca Ditahan, Selvi Terancam Dimiskinkan Kasus Dugaan TPPU

"Saya berfikir ini mungkin stres berfikir, karena dana yang ada di Selvi (pemilik Travel) itu yang saya harap sekali untuk biaya persalinanku, karena tidak ada lagi harapanku, hanya itu, makanya itu mungkin yang buat saya stress," lanjutnya.

Sebenarnya, Dianna bukanlah pengguna jasa trip SLV Travel melainkan adiknya yang bernama Tenry. Hanya saja dia sangat merasakan ketidakprofesionalan perusahaan jasa trip luar negeri itu.

Ceritanya, sang adik tertarik dengan promo trip beberapa negara perusahaan tersebut dan memilih Dubai dan Turki sebagai tujuan. Namun karena diharuskan membayar full diawal, Tenry kemudian meminjam duit kakaknya, Dianna.

Baca Juga : Owner SLV Travel Ditahan, Kuasa Hukum Upayakan Restorative Justice

Naas, trip adiknya malah dibatalkan dan SLV Modern Travelindo berjanji akan memberikan refund dana 100% yang disetor, namun tak kunjung dilunasi hingga sekarang.

Kini, Tenry dan Dianna serta ratusan korban gagal berangkat trip luar negeri hingga umrah di Mekkah tengah berjuang agar uang dikembalikan. Sejumlah korban juga telah melaporkan kasus dugaan penipuan travel ini ke Polda Sulsel. Namun tak kunjung ada kejalasan.

Terakhir, para korban mendatangi kantor PT SLV Modern Travelindo yang berada di kompleks Ruko Citraland, Gowa untuk meminta dananya, namun tak membuahkan hasil karena di kantor tersebut sudah tidak ada orang.

Baca Juga : Kenakan Baju Tahanan dengan Tangan Terborgol, Owner Selvi Travel Diekspos ke Publik

Para korban hanya meninggalkan jejak spanduk bertuliskan "Travel Bodong 3 Milyar" di pintu kaca ruko mewah kantor perusahaan ini.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru