Soal Kasus SLV Travel, Asita Sulsel Sebut Penyelenggara dan Konsumen Sama-sama Salah

Penulis : wiwi amaluddin
Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) Sulawesi Selatan (Sulsel), Didi Leonardo Manamba. Foto: Portalmedia/Al Fath

Ketua Ashita Sulsel menyayangkan kasus SLV Travel yang kembali merugikan masyarakat atas nama biro perjalanan. Didi Leonardo Manamba mengatakan, dalam hal ini konsumen dan travel sama-sama salah.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) Sulawesi Selatan (Sulsel), Didi Leonardo Manamba menyayangkan atas kasus SLV Travel atau PT SLV Modern Travelindo.

Didit mengatakan dalam hal ini, SLV Travel selaku perusahaan jasa travel dan masyarakat yang menjadi konsumen sama-sama salah. 

"Kedua-duanya salah, saya lihat harganya (yang ditawarkan SLV Travel), harga pesawat saja sudah tidak mencukupi harga paket, kita sudah imbau jika itu salah. Tapi kami tidak mau menyalahkan," ungkapnya ketika ditemui Portal Media, belum lama ini.  

Baca Juga : Dimutasi Andi Sudirman, ASITA Sulsel Apresiasi Kinerja Devo Khadafi Majukan Pariwisata Sulsel

"Masyarakat dalam hal ini juga salah, sebab hanya melihat harga murah saja, (melihat) bagusnya sesuatu dari banyaknya diendorse oleh selebriti, padahal itu juga belum tentu bagus, jelas itu juga salah," lanjut Didi menyayangkan. 

Ia menambahkan, Selvi dalam hal ini owner dari SLV Travel sudah mengeluarkan statement bahwa ia sedang dalam proses menjalankan bisnis, sehingga tidak ingin ditagih-tagih. "Jadi kalau dia berutang, biarkan dia berutang, saya tidak maksud membela SLV Travel," ujar Didi.

Menurutnya, Asita Sulsel selalu mengimbau kepada perusahaan jasa travel untuk tidak memberikan harga yang terlalu murah. "Kalau Asita, kami mengimbau jangan bermain tidak benar, jangan kasih orang harga yang murah banget, jangan kasih dibawa harga rata-rata," katanya. 

Baca Juga : Dinyatakan Lengkap, Berkas Perkara UU ITE Owner SLV Travel Dilimpahkan ke Kejari Gowa

Ia juga menegaskan bahwa Asita bukanlah lembaga hukum yang bisa mengawasi dan menindak perusahaan jasa travel. "Dan dalam praktiknya Asita ini bukan lembaga hukum yang bisa mengawasi travel-travel," bebernya.

"Ndak bolehlah (kita menindak Travel nakal), saya tidak bisa mengintervensi, saya ini memayungi biro perjalanan pengusaha, kami hanya mengimbau, jangan macam-macam, kau mau promosi kita kasih fasilitas," ujarnya.

Salah dalam Mematok Harga

Didi juga mengatakan bahwa SLV Travel bukanlah bagian dari Asita Sulsel. Namun, Asita melihat SLV Travel ini dari segi bisnis yang kadang jatuh bangun, walaupun begitu ia tetap menegaskan bahwa perusahaan jasa travel tersebut salah dalam mematok harga.

Baca Juga : Pasca Ditahan, Selvi Terancam Dimiskinkan Kasus Dugaan TPPU

"SLV itu sekali lagi bisnis travel, jangan dilihat juga semata-mata mau ambil uangnya orang, kita lihat juga dalam praktiknya apa dia mau mengembalikan pelan-pelan, dalam bisnis kan pengusaha itu kadang bangkit kadang dia terpuruk, tetapi dalam praktiknya dia menjual paket (liburan) murah itu salah," tegasnya.

Tambahnya, jangan juga tergiur untuk membeli paket travel hanya karena melihat selebgram. "Makanya jangan hanya karena dilihat selebgram kita ikut-ikutan juga, bagi customer saya imbau jangan terpengaruh harga murah," bebernya.

Ia menyarankan untuk melakukan konsultasi dan membandingkan berbagai paket liburan yang sama dari berbagai jasa travel, apabila ada harga yang jomplang, maka itu patut dicurigai.

Baca Juga : Kenakan Baju Tahanan dengan Tangan Terborgol, Owner Selvi Travel Diekspos ke Publik

"Konsultasilah, kan banyak harga tiket bisa dilihat di internet, kenapa harga tiketnya ini sama dengan harga paket tournya ini, berarti kenyataan dia nombok, tapi karena dia mau banyak orang bayar," jelasnya.

Ia mempersilakan untuk jasa travel untuk berpromosi, namun masyarakat juga harus jeli melihat.

"Jadi jangan lah masyarakat yang saya rasa, kalau, orang mau promosi travelnya mau promosi silahkan lah, masyarakat yang harus jeli melihat, tetapi kami tetap himbau travel jangan bermain seperti itu," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru