Cara Mengelola Digital Exhaustion di Tempat Kerja
Paul Leonardi, Profesor di University of California, Santa Barbara membagikan tips yang dapat membantu mengurangi digital exhaustion di lingkungan kerja.
PORTALMEDIA.ID -- Di tengah arus informasi yang kian deras, semakin banyak orang mulai sadar akan screen time mereka.
Paparan layar yang terus-menerus membuat banyak orang merasa lelah, bahkan overwhelmed.
Namun, tidak semua orang dapat benar-benar terlepas dari koneksi digital, terutama karena tuntutan pekerjaan.
Akibatnya, rasa kewalahan justru sering muncul, dan kelelahan mental menjadi hal yang umum dirasakan di tempat kerja.
Dilansir dari CNBC, Paul Leonardi, Profesor di University of California, Santa Barbara membagikan tips yang dapat membantu mengurangi digital exhaustion di lingkungan kerja.
Sesuaikan pesan dengan medianya
Di dunia kerja, kita tidak kekurangan wadah untuk berkomunikasi. Namun, menggunakan media yang tidak tepat untuk pesan tertentu bisa memicu kesalahpahaman dan memperpanjang diskusi yang sebenarnya bisa selesai lebih cepat.
Intinya, bukan sekedar mengirim pesan, tetapi memilih "kendaraan" komunikasi yang tepat agar pesan tersampaikan dengan jelas tanpa membebani orang lain.
Tidak harus merespon semuanya dengan cepat
Tidak semua pesan bersifat darurat. Merespons setiap notikasi secara instan justru membuat kita terus terpecah fokus.
Salah satu cara yang lebih sehat adalah mengelompokkan urusan komunikasi. Dengan begitu, kita tetap punya sisa waktu yang tenang untuk menyelesaikan tugas utama.
Sederhanakan penggunaan teknologi
Sebagian kelelahan digital berasal dari banyaknya platform yang digunakan sekaligus. Lebih baik memilih sedikit tools yang benar-benar ekeftif dan digunakan secara maksimal.
Pada akhirnya, mengelola kelelahan digital bukan soal memutuskan koneksi sepenuhnya, melainkan soal menciptakan batas yang lebih sehat agar teknologi tetap berada di bawah kendali kita, bukan sebaliknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News