Survei IIC: Ganjar dan Anies Gerus Suara Prabowo di Sulsel, Swing Voters Masih Tinggi
penurunan suara Prabowo, disebabkan karena terjadinya pergeseran pemilih Prabowo ke Anies Baswedan. Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo,
PORTALMEDIA.ID -- Lembaga riset dan survei, Integritas Ide Celebes (IIC) merilis hasil surveinya pada bulan Oktober 2022, mengungkap sikap pemilih di Sulawesi Selatan terhadap kandidat Calon Presiden 2024 didominasi oleh tiga nama yakni Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Elektabilitas tertinggi dengan persentase 30,9% dimiliki Prabowo Subianto, disusul Anies Baswedan 21,8%, dan Ganjar Pranowo 11,6%.
Direktur IIC, Akbar Najemuddin, menjelaskan, elektabilitas Prabowo Subianto jika dibandingkan perolehan suara pada Pemilu2019 lalu mengalami penurunan.
Baca Juga : Sah! Nanik S Deyang Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional dalam Satu Paket Restrukturisasi Kilat Istana
“Munculnya Kandidat calon presiden pendatang baru seperti Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, membuat irisan bagi pemilih Prabowo pada pemilu lalu,” Jelas Akbar, sapaan akrab Akbar Najemuddin dalam siaran persnya, Jumat (14/10/2022)
Menurutnya, penurunan suara Prabowo, disebabkan karena terjadinya pergeseran pemilih Prabowo ke Anies Baswedan, di mana pada pemilu 2019, Anies merupakan bagian dari tim pemenangan Prabowo. Sementara suara Ganjar Pranowo diuntungkan dari dukungan pemilih Jokowi pada 2019 lalu.
“Disebabkan Ganjar adalah tim pemenangan Jokowi pada pemilu lalu dan berada pada partai yang sama,” ungkap Akbar, yang juga sebagai mahasiswa Ilmu Politik Pascasarjana Unhas.
Baca Juga : Berubah Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan
IIC juga menemukan pemilih yang belum menetukan pilihan (swing voters) masih terbilang tinggi sebesar 21%. Hal ini dikarenakan sosialisasi kandidat calon presiden belum terlalu massif dan belum adanya kepastian capres yang resmi ditetapkan KPU.
Olehnya itu, elektabilitas ketiga kandidat Capres masih berpeluang mengalami perubahan. Lemahnya konsistensi dan kemantapan pemilih dalam menetapkan pilihannya terhadap kandidat Capres masih cukup besar yakni 48,7%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News