“Data ini menunjukkan bahwa arah dukungan pemilih masih dapat berubah, ini menjadi peluang pertarungan di Sulsel,” kata Akbar.
Selain sikap pemilih terhadap kandidat Capres 2024, IIC juga merealese sikap pemilih terhadap partai politik. Partai Golkar, Gerindra dan Nasdem berada pada posisi 3 teratas, dengan elektabilitas 21% Golkar, Gerindra 17,7%, dan Nasdem 15,3%.
Menyusul partai Demokrat 6,5%, PDIP 5,9%, PKS 5,9%, serta PAN, PPP, PERINDO dan PKB berada di bawah 2%. “Tingginya elektabilitas partai di Sulsel dipengaruhi oleh figur/tokoh partai,” ungkap Akbar.
Baca Juga : Sah! Nanik S Deyang Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional dalam Satu Paket Restrukturisasi Kilat Istana
Sementara itu, persoalan ekonomi masih menjadi persoalan utama di Sulawesi Selatan. Integritas Ide Celebes mengungkapkan tingginya harapan masyarakat akan kesejahteraan (49,2%) dan yang berharap terbukanya lapangan kerja (25,7%). Kedua isu strategis ini akan mempengaruhi arah dukungan masyarakat Sulawesi selatan kepada kandidat Capres.
Survei sikap pemilih Sulsel terhadap kandidat Capres 2024 ini dilaksanakan oleh lembaga survei IIC pada tanggal 1 Oktober 2022 sampai dengan 5 Oktober 2022, dengan jumlah 600 responden yang tersebar secara proporsional di 24 kabupaten/kota. Metode wawancara tatap muka.
Metode penelitian yang digunakan multistage random sampling dengan margin of eror kurang lebih 3,8%. Kendali mutu pada survei ini dilakukan secara berlapis, mulai dari pengumpulan data, spotcheck lapangan, validasi dan verifikasi pasca pengumpulan data. Sementara tim peneliti yang melakukan wawancara tatap muka berasal dari mahasiswa, peneliti yang berpengalaman berjumlah 40 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News