Pesta Mewah, Modus Indosurya Gaet Orang Kaya

Ist

Kasus Indosurya menyebabkan kerugian sektor keuangan terbesar dalam sejarah Indonesia. Bahkan, PPATK menyebut pencucian uang di balik koperasi ini masif, mencapai Rp 240 triliun.

PORTALMEDIA.ID - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya ternyata memiliki strategi sendiri untuk menggaet nasabah dari kalangan atas. Selain menjanjikan bunga tinggi atas investasi yang ditanamkan, petinggi Indosurya juga menggelar pesta mewah untuk meyakinkan para calon korbannya.

Selebritis Anya Dwinov yang juga korban KSP Indosurya, mengungkapkan, Indosurya sering mengadakan pesta mewah. Pesta diadakan dua kali pada 3 Februari 2020 di Medan, dan Jakarta 11 Februari 2020.

Bersamaan dengan itu, bilyet deposito Anya senilai Rp 1,2 miliar dan Rp 2 miliar yang masing-masing jatuh tempo 13 dan 15 Februari 2020 tidak dibayar Indosurya. Namun pada 20 Februari 2020, KSP menyatakan gagal bayar.

Baca Juga : Modus Gandakan Emas, Wanita di Pangkep Ditangkap Polisi Usai Tipu Korban Rp33 Juta

"Makanya saya tidak setuju jika dikatakan ini hanya kasus penipuan perdata, karena berdasarkan rangkaian kejadian di Februari 2020 saja, sudah jelas niat buruknya si Indosurya," ujar Anya, dikutip Minggu, 18 Februari 2023.

Korban lainnya dari kalangan selebritis adalah Patricia Gouw. Perempuan yang berprofesi sebagai model ini juga mengalami kerugian Rp 2 miliar, hingga merasa depresi. Terlebih kasus itu terjadi saat pandemi Covid-19 tengah melanda dan membuat banyak orang mudah stres.

"Aku down banget, stres, ya mungkin bisa dibilang depresi ya, mungkin kaget kan," kata model yang bernama asli Patricia Gunawan itu.

Baca Juga : DPO Kasus Penipuan Rp1,5 Miliar Terkait Proyek Gedung Kejari Makassar Ditangkap

Diketahui, kasus Indosurya menyebabkan kerugian sektor keuangan terbesar dalam sejarah Indonesia. Bahkan, PPATK menyebut pencucian uang di balik koperasi ini masif, mencapai Rp 240 triliun. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru