Dua Wanita Tewas Dicor, Ditemukan Setelah Terekam CCTV dan Terlacak GPS
Suami menemukan kedua wanita tersebut telah meninggal dunia dan dikubur dengan cara dicor di sebuah rumah kontrakan milik pelaku.
PORTALMEDIA.ID -- Setelah dilacak GPS handphone, jasad dua wanita yang telah tewas dan dicor ditemukan di dalam rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Nusantara 3, RT11 RW22, Kelurahan Harapanjaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Pada Minggu (26/2) sore, dua wanita yang dikenal dengan inisial Y (48) dan HP (45) meninggalkan rumah mereka di Cakung, Jakarta Timur, setelah memohon izin kepada suami Y untuk mengikuti pengajian. Namun, mereka tidak pernah kembali pulang.
Setelah mencari mereka, suami Y yang bernama H menemukan kedua wanita tersebut telah meninggal dunia dan dikubur dengan cara dicor di sebuah rumah kontrakan milik pelaku yang berinisial P.
Baca Juga : Pelaku Pembunuhan Pria di Makassar Ditangkap, Motifnya Tak Terima Dipukul Saat Melerai
"Dilacak dari handphone yang titik GPS maps terakhir ada di sini yang di google maps itu, terakhir aktif di titik sini," kata Ketua RT11, Purwo Darmanto, Selasa (28/2/2023) dilansir Merdeka.com.
H dan beberapa warga setempat melakukan pemeriksaan untuk memastikan keberadaan dua wanita tersebut di lokasi yang dicurigai. Untuk membantu dalam hal ini, mereka memeriksa rekaman CCTV yang dipasang di sekitar rumah kontrakan milik pelaku. Dari rekaman tersebut terlihat bahwa dua wanita memasuki rumah kontrakan pelaku pada Minggu (26/2) sekitar pukul 17.02 WIB.
"Dari situ sampai terakhir jam 17.40 WIB tidak ada aktivitas ke luar, dari situ dicek sama suaminya dinyatakan benar," ungkap Purwo.
Baca Juga : Tak Hanya Habisi Ibu Mantan Kekasih, Pria Di Makassar Perkosa Putri Korban 4 Kali
Berdasarkan informasi yang diperoleh, terduga pelaku dan korban Y diketahui saling mengenal satu sama lain. Bahkan, keduanya diketahui pernah bersekolah di tempat yang sama.
"Informasinya kenal, katanya teman SMP atau teman SMA gitu di sekolah. Korban yang satu orang Cakung, yang satu lagi orang Pulogebang, pokoknya bukan warga Bekasi," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, warga di Kelurahan Harapanjaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi digegerkan dengan ditemukannya seorang pria berlumuran darah di dalam rumah kontrakan di Jalan Nusantara 3. Saat ditemukan, pada lengan pria tersebut terdapat luka sayatan.
Baca Juga : Istri Diperkosa saat Merantau, Pria di Sulsel Aniaya Pelaku hingga Tewas
Robert (27), warga setempat mengatakan, pria tersebut ditemukan pada Senin (27/2) malam ketika seorang laki-laki datang mencari istrinya. Laki-laki itu menduga istrinya berada di dalam kontrakan tersebut.
Kecurigaan laki-laki itu semakin menguat ketika melihat sendal dan tas milik istrinya di kontrakan itu. Setelah meminta izin pemilik kontrakan, laki-laki itu bersama polisi mendobrak pintu kontrakan tersebut.
"Itu yang dicurigain bapak-bapak karena ada sendal sama tas milik istrinya," katanya.
Baca Juga : Terbakar Cemburu, Motif Pembunuhan Pria yang Ditemukan Tewas di Lorong Makassar
Setelah pintu kontrakan dibuka secara paksa, laki-laki itu bersama warga melihat seorang pria berlumuran darah dengan luka sayat di bagian lengan. Pria tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun saat dalam perjalanan, dia meninggal dunia.
"Info yang saya denger sih pas ditemuin masih hidup, tapi pas dibawa ke rumah sakit udah meninggal," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News