Lagi, Biaya Perpisahan Dikeluhkan Orang Tua Murid: Kali ini di SMA 7 Jeneponto

Penulis : Akbar Razak
Ilustrasi.

Setelah sebelumnya iuran sumbangan perpisahan di SD 29 Binamu Jeneponto dikeluhkan orang tua murid, kali ini keluhan juga dikeluarkan dari orang tua murid SMA 7 Jeneponto.

 

PORTALMEDI.ID, JENEPONTO - Setelah sebelumnya orang tua murid SD 29 Binamu Jeneponto mengeluhkan sumbangan perpisahan, kali ini keluhan juga dilayangkan oleh sejumlah orang tua murid SMA Negeri 7 Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Mereka mengeluhkan biaya perpisahan sebesar Rp 400 ribu yang dibebankan kepada setiap siswa.

Baca Juga : Sesalkan Pungli di SD 29 Binamu, DPRD Jeneponto Minta Disdik Sanksi Kepala Sekolah

Jumlah pungutan untuk perpisahan ini dirasa terlalu tinggi lantaran kondisi ekonomi bagi setiap orang tua murid berbeda-beda.

"Informasinya untuk SMA 7 Bangkala uang perpisahan Rp 400 ribuan, apa tidak kemahalan itu," kata orang tua murid yang enggan disebut identitasnya kepada wartawan, Rabu (8/3/2023).

Sejak diumumkan melalui perwakilan salah satu orang tua murid, hal itu pun langsung memancing reaksi dari sejumlah orang tua.

Baca Juga : Orang Tua Siswa Keluhkan Pungutan Rp200 Ribu di SD Binamu Jeneponto

"Penyampaiannya awal bulan ini. Pemberlakuan menjelang penamatan kelas 3," bebernya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Bangkala, Syaripuddin mengaku belum mengetahui adanya kegiatan perpisahan.

"Saya tidak tahu itu karena ada panitianya itu, bukan sekolah yang bebankan itu, mereka (siswa) sendiri yang bentuk panitianya," katanya, Selasa kemarin.

Terkait biaya yang dibebankan panitia ke murid, Syarifuddin mengaku belum mengetahui berapa jumlah yang ditetapkan panitia lantaran panitia belum pernah menyampaikan.

Kemungkinan Murid yang Berbohong

Di sisi lain, Ketua Panitia, Dimas Saputra langsung membantah kabar tersebut. Menurutnya, informasi yang disampaikan murid ke orang tua itu bohong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru