Perkosa Penyandang Disabilitas, Sekuriti Perumahan di Makassar Ditangkap Polisi
Aksi mesum pelaku dilakukannya secara berulang-ulang sejak Maret 2023 lalu.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Seorang pria lanjut usia (Lansia) berinisial M (70) yang berprofesi sebagai sekuriti perumahan ditangkap polisi usai melakukan aksi pemerkosaan terhadap gadis belia penyandang disabilitas.
Pelaku yang menurut informasi masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan korban berinisial AD (20) itu ditangkap di kediamannya di wilayah Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (4/8/2023).
Kasubnit II Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah mengatakan, aksi mesum pelaku dilakukannya secara berulang-ulang sejak Maret 2023 lalu.
Baca Juga : KALLA Mulai Implementasikan ESG Pilar Sosial, Terima 7 Peserta Magang Disabilitas
"Jadi aksinya ini baru ketahuan oleh orangtua korban, sehingga membuat laporan polisi pada Kamis kemarin. Tidak cukup 1x24 jam kita berhasil mengamankan pelaku," kata Nasrullah kepada Kompas.com saat dikonfirmasi, Jumat siang.
Nasrullah menyebut setiap kali menjalankan aksi bejatnya, pelaku ini membawa korban secara paksa ke sebuah rumah kosong.
"Pengakuan pelaku itu melakukan tindakan tersebut sebanyak tiga kali dalam jangka waktu tiga bulan. Dia melakukan aksinya di rumah kosong dekat pos tempat pelaku bekerja sebagai pengamanan perumahan," jelasnya.
Baca Juga : Terduga Pelaku Pemerkosaan Anak Disabilitas di Gowa Tewas Dihakimi Massa
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, pelaku bejat ini juga melakukan pengancaman terhadap korban setiap kali ingin melakukan aksi pemerkosaan.
"Saat pelaku membawa korban ke salah satu rumah kosong itu, pelaku mengancam korban dengan memperlihatkan sebilah parang sambil menyuruh korban membuka pakaian," tandasnya.
Dari tangan pelaku polisi juga mengamankan sebilah parang yang kerap digunakan untuk mengancam korban.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Parama Satwika dan Luncurkan Operasi Pamapta Polrestabes Makassar
"Ada satu buah parang diamankan. Informasinya juga antara pelaku dan korban ini masih ada hubungan kerabat," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News