PORTAL MEDIA. ID, MAKASSAR- Orang tua balita yang dilindas Pajero Sport di Makassar sempat diintimidasi, oleh pelaku keluarga korban dilarang melaporkan kasus tersebut ke polisi.
Untung saja balita berusia 15 bulan berinisial IR itu lolos dari maut meski terlindas sebanyak dua kali oleh mobil bongsor jenis Pajero Sport. Kejadian itu terjadi di Jalan Adiyaksa Baru Lorong 7, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, pada Senin (18/8/2023) lalu.
Orangtua korban juga baru melaporkan kasus tersebut ke polisi, lantaran pengemudi mobil mewah yang diketahui seorang wanita itu merupakan tetangganya sendiri disebut siap bertanggung jawab.
Baca Juga : Kasus Pajero Sport Lindas Balita di Makassar Didamaikan Polisi Setelah 2 Kali Mediasi
Namun, dua pekan pasca kejadian itu, balita IR nampaknya baru mengeluhkan sakit pada kaki dan badannya diduga akibat efek terlindas mobil.
Ibu korban yakni Arni menjelaskan bahwa kondisi kaki sang anak kini mulai mengkhawatirkan lantaran sudah ada pembengkakan dan sang anak juga tak berhenti mengeluhkan sakit.
"Memang dari awal tidak apa-apa, karena barupi diinjak. Dua tiga hari begitu bengkak. Awalnya bengkak kakinya, naik ke paha, memerah. Terus kalau malam menangis terus, biasa sampai subuh," ungkap Arni.
Baca Juga : Pengemudi Pajero Sport yang Tabrak Balita di Makassar: Dokter Bilang Anak Itu Tidak Apa-apa
Kata Arni, pengemudi Pajero Sport sempat melarang pihak keluarga balita untuk melapor ke polisi, dengan iming-iming biaya perawatan bakal ditanggung.
"Sampai saat ini anakku masih bengkak pahanya. Itu hari dia (terduga pelaku) bilang jangan lapor polisi nanti tanggung biaya pengobatan sampai sembuh," ucapnya.
Namun, seiring berjalannya waktu pengemudi Pajero Sport itu seakan-akan lepas tangan dan menghindari keluarga korban.
Baca Juga : Polisi Sita Pajero Sport yang Lindas Balita di Makassar, Pengemudi Siap Tanggung Jawab
"Saya mau melapor ini karena tidak mau lagi dibiayai anakku. Saya disuruh ke rumahnya, tapi kalau ke rumahnya ini dia tidak ada," ucap wanita 32 tahun itu.
Hal yang sama diungkapkan paman korban yakni Wawan (38). Kata dia, pihak keluarga korban saat mendatangi wanita pengemudi Pajero Sport itu sempat disebut hendak melakukan pemerasan.
"Orangtua korban ini datang ke ibu (AT) ini untuk meminta biaya, justru di kata-katai dengan bicara kasar, orangtua korban disebut memeras," bebernya.
Baca Juga : Viral Balita di Makassar Dilindas Pajero Sport, Orang Tua Polisikan Pengemudi
Wawan juga bilang, kondisi balita IR kini sangat memprihatikan, berjalan normal pun susah. "Kondisi anak kayak cacat luka dalam cara jalannya juga tidak normal lagi, dia kayak pincang," ungkapnya.
Sementara, Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Amin Toha mengatakan, membenarkan perihal laporan yang baru dibuat oleh pihak keluarga balita malang tersebut.
"Pihak keluarga korban mengatakan bahwa si korban ini ada mengalami kelainan atau sakit sehingga minta pertanggung jawaban kembali kepada pelaku. Namun mungkin ada miskomunikasi sehingga terjadi kesalahpahaman dan pada hari ini keluarga korban melaporkan ke unit lalu lintas," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News