PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Program Studi (Prodi) Manajemen mengadakan International Community Service berkolaborasi dengan Mitra Luar Negeri Universitas Tekhnologi Mara (UiTM) dan Mitra dalam negeri.
Pelaksanaan kegiatan ini berlokasi di Rumah adat (Balla Lompoa) di Galesong. Kegiatan PKM ini turut dihadiri oleh dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Andi jam’an, SE., M.Si, Kepala desa Galesong Baru Muhammad Sirwan, S.Sos dan Pemangku adat Arsyad DG sanre.

Baca Juga : Prodi Pengelolaan Perhotelan Poltekpar Makassar Tingkatkan Potensi Ekraf Desa Wisata Boddia Takalar
Kegiatan PKM ini mengangkat tema tentang “Edukasi Pengembangan Bisnis Model Canvas UMKM Indonesia - Malaysia di Galesong Kabupaten Takalar“.
Pemateri yang dihadirkan yaitu Dr. Nur Hayati Rahma merupakan dosen dari Universitas Tekhnologi Mara (UiTM) sekaligus Wakil Rektor III. Ia memaparkan materi tentang "Usahawan Mikro, Kecil dan Sederhana (SMEs)".
Dalam materinya beliau menjelaskan bahwa SMEs di Malaysia diatur langsung oleh kerajaan. Kerajaan membantu usahawan di Malaysia melalui SME Corp Malaysia .
"SME di Malaysia terbagi dalam beberapa Kategori yaitu manufacturing dengan keuntungan kurang dari RM50juta atau memiliki pekerja full time tidak lebih dari 200, dan kategori services and other sectors dengan keuntungan kurang dari RM 20 jiuta atau memiliki pekerja full time tidak lebih dari 75," ucapnya, Kamis (21).
Kerajaan katanya, memiliki aturan untuk SMEs di Malaysia yaitu bantuan keuangan, pelatihan seminar kewirausahaan, solusi ekspor hasil produksi, gerai yang telah dilengkapi dengan teknologi e-commerce, penyederhanaan birokrasi, memotivasi kalangan muda dan kaum wanita untuk berinovasi pada produk.
Selanjutny, pemateri kedua yaitu Dr. Samsul Rizal, SE., MM yang merupakan dosen Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang memaparkan materi tentang "Pengembangan bisnis Model Canvas".
Baca Juga : Implementasikan Hasil MoU, FH UNSA Makassar Gandeng KPPU Kanwil VI Gelar PKM
Dalam penjelasan materi yang disampaikan, aspek yang termuat dalam model canvas meliputi customer segment, value propositions, channels, customer relationship, revenue streams, key resource, key activities, key partnership, dan cost structure.
"Diharapkan dengan menerapkan model canvas para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan omset penjualan," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News