0%
Jumat, 29 September 2023 22:35

Sorot Sekelumit Persoalan Kesehatan, Pemutaran dan Diskusi Film Ininnawa:An Island Calling Digelar di Makassar

Penulis : Aldy
Editor : Rahma
Ist
Ist

Film yang menceritakan dua generasi pekerja kesehatan (ibu dan anak) yang mendedikasikan hidup mereka untuk melayani masyarakat di pulau-pulau terpencil di laut Flores.

PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR- Pemutaran dan diskusi film Ininnawa:An Island Calling berlangsung di Bioskop XXI-Mall Panakkukang Makassar, Jumat (29/09/2023).

Film yang menceritakan dua generasi pekerja kesehatan (ibu dan anak) yang mendedikasikan hidup mereka untuk melayani masyarakat di pulau-pulau terpencil di laut Flores.

Diceritakan seorang ibu dari dua anak bernama Mimi rela meninggalkan anak pertamanya untuk bekerja di pulau-pulau yang harus ditempuh lebih dari 30 jam perjalanan laut dari Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Ratu Copet Pusat Perbelanjaan di Makassar Akhirnya Dibekuk Polisi

Suaminya, Hasri, juga berpisah dari keluarga untuk mengejar panggilannya dan bekerja di pulau-pulau. Berkumpul bersama keluarga sangat jarang terjadi. Sebagai perawat yang telah bekerja selama puluhan tahun, ibu Mimi yang bernama Rabiah mulai pensiun.

Ia menyerahkan tongkat estafet kepada putrinya. Rabiah kembali ke pulau untuk menjadi tenaga perawat “tidak resmi”. Tantangan Mimi, ketakutan dan kecemasannya, terungkap saat ia memulai pekerjaannya sebagai perawat di daerah terpencil.

Sutradara Film Ininnawa:An Island Calling, Arfan Sabran mengatakan, melalui film ini kita akan melihat lebih dalam tantangan yang dihadapi oleh pekerja kesehatan di Indonesia.

Baca Juga : Demo Tolak BBM dan Isu Lainnya di Makassar Berlanjut, Berikut 17 Titik Lokasi Unjuk Rasa

Sebagai negara besar dengan 265 juta penduduk yang tersebar di 17.000 pulau, Indonesia mengalami tantangan berat dalam bidang kesehatan. "Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah tidak meratanya distribusi tenaga kesehatan. Tidak meratanya distribusi perawat di seluruh penjuru tanah air sampai sekarang merupakan persoalan yang terus dihadapi,"katanya.

Jumlah perawat saat ini sudah besar, namun distribusi terbanyak masih di pulau Jawa dan kota-kota besar. Arfan Sabran juga telah membangun hubungan selama kurang lebih 15 tahun dengan ibu Rabiah dan keluarganya.

Mengumpulkan 100 jam rekaman kehidupan Ibu Rabiah dan Mimi, dan melihat sendiri bagaimana perjuangan mereka berduauntuk melayani kesehatan di wilayah yang sama sekali tidak mudah dan serba terbatas. Baginya kedua tokoh ini memiliki karakter yang kuat dan universal.

Nick Calpakdjian, produser film ini mengatakan,s emangat dan komitmen yang ditunjukkan Arfan dalam mengikuti kehidupan para tokoh unik ini selama lebih dari satu dekade terlihat jelas dalam penggambarannya yang intim tentang seorang ibu dan anak yang berjuang untuk mewakili masyarakat pulau dan membangun kembali hubungan mereka yang sebelumnya retak.

"Ini adalah jenis cerita, karakter, dan pembuat film yang membuat Two Islands Digital tertarik dan mendorong kami untuk menghasilkan film yang telah memenangkan penghargaan ini,"ungkapnya.

Impact Producer Sofia Setyorini mengatakan, tidak banyak film yang mengangkat isu tenaga kesehatan di Indonesia. Ininnawa: An Island Calling, bisa menjadi alat untuk menciptakan dialog antar stakeholders terutama dengan tujuan pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.

Ininnawa:An Island Calling memenangkan penghargaan sebagai film dokumenter panjang terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2022.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer