PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Stella Gracia School (SGS) merupakan sekolah swasta umum yang menerapkan kurikulum International, perpaduan kurikulum Cambridge dan kurikulum Indonesia.
Metode pembelajaran yang ditawarkan juga tentu berbeda dari sekolah umum swasta pada umumnya. Stella Gracia School sendiri lebih memfokuskan partispasi aktif anak dari pada guru.
Di tahun kedelapan sejak berdiri pada tahun 2016 lalu, Stella Gracia School kembali mengadakan Open House dengan mengusung tema Reconnect, Rejoice, Remember.
Baca Juga : Cek Syaratnya! Google Siapkan Beasiswa Khusus Perempuan
Acaara yang digelar tiap tahun ajaran ini masih mengusung misi yang sama, yaitu membuka pintu sekolah untuk menerima keluarga, kerabat, dan masyarakat umum dan dapat melihat langsung fasilitas dan mengetahui informasi terkait pendidikan yang Stella Gracia School Makassar tawarkan.
Selain itu juga memberi hiburan, membuka diskusi hangat dan dapat meninggallkan kesan yang menyenangkan bagi orang tua siswa dan masyarakat umum yang terlibat dalam acara ini.
Principal Junior Hight School dan Senior Hight School of Stella Gracia School Makassar Andrew Mawengkang, M. Ed menjelaskan melalui pembelajaran Open House ini masyarakat diharapkan dapat mengetahui tujuan utama dari pendidikan yang diusung dan dikerjakan oleh SGS Makassar.
Baca Juga : Jokowi Kaget Rasio Penduduk Berpendidikan Tinggi Indonesia di Angka 0,45%
“Pengetahuan dan keterampilan adalah penting, namun baru akan memberikan nilai mulia jika murid juga memilih akar yang kuat dalam karakter,” ungkap Andrew sapaan akrabnyaa saat ditemui di SGS Jln Manunggal, Maccini Sombala Kota Makassar. Sabtu (7/10/2024)).
Lebh lanjut, Andrew menjelaskan strategi pembelajaran di SGS Makassar guna menekankan heterogenitas dan partisipasi aktif murid.
Sejak dini murid-murid dilatih dapat menempatkan keragaman budaya, agama dan etnis sehingga membentuk karakter saling menghormati, menerima dan memahami pula menanamkan komitmen moral pada murid.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Sokong Pendidikan Ratusan Siswa di Sulsel Lewat Beasiswa PIP
“Adapun target dalam pembelajaran kami adalah 30 persen hingga 70 persen interaks guru-murid, para guru mengintruksikan, menjelaskan dan merangkum dengan proporsi 30 persen daei waktu pelajaran, sementara 70 persen sisanya digunakan untuk murid melaksanakan tugas dan berdiskusi dengan teman sekelasnya,” pungkas Andrew.
Selain pembelajaran formal, terdapat kegiatan ekstrakulikuler seni melukis, seni tari tradisional dan modern, robrotik, taekwondo, badminton, basket, berenang, futsal, mini soccer dan masih banyak lagi yang dapat mengasah keterampilan murid dengan cara yang menyenangkan .
“Dalam kesharian, baik dalam proses belajar mengajar maupun sosialisasi, SGS Makassar menggunakan 3 bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Indonesi,” ungkap Andrew.
Baca Juga : Kukuhkan 1805 Wisudawan, Rektor Paparkan Prestasi Terbaru Unismuh Makassar
Menandakan pertumbuhan yang baik SGS saat ini juga mengenspansi gedung ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua yayasan beserta perwakilan staf serta pemerintah setempat. Gedung baru ini diperuntukkan untuk ruang belajar dan auditorium berlantai empat.
“Kami optimis dengan penambahan gedung sebagai ruang belajar ini akan lebih meningkatkan lagi jumlah siswa yang akan belajar di Stella Gracia School (SGS),” ungkap Andrew.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News