0%
Senin, 16 Oktober 2023 20:10

Rumah Pintar Bantu Kembangkan Pengelolaan IT di Makassar

Editor : Gita Oktaviola
Rumah Pintar Bantu Kembangkan Pengelolaan IT di Makassar
ist

Komisaris sekaligus Project Manager Rumah Pintar, Hengki Jaya mengatakan rumah pintar bisa mengelola keuangan, lalu mencakup pembuatan software house.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Rumah Pintar resmi dilaunching di Sentra UMKM Jl. Opu Daeng Risadju, Selasa (10/10). Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pasar IT lebih dekat di Makassar.

Komisaris sekaligus Project Manager Rumah Pintar, Hengki Jaya mengatakan rumah pintar bisa mengelola keuangan, lalu mencakup pembuatan software house.

Sebut saja kata dia, seperti website, landipage, aplikasi android, aplikasi IOS, aplikasi kasir, destop dan lainnya.

Baca Juga : Mengenal Digital Minimalism, Gaya Hidup Mindful di Era Serba Digital

"Sebagai pemakai teknologi dan mewakili semua UMKM, sekarang memang manusia semakin maju dan harus masuk ke teknologi. Makanya melihat ini saya dan beberapa programmer asal Makassar membuat ini," ucapnya.

Hadirnya Rumah Pintar ini di Makassar Kata Hengky, lebih memudahkan para pencari IT atau penggunanya untuk menjangkau. Utamanya para pelaku UMKM, bisa memiliki software house tanpa harus memesan jauh-jauh keluar kota.

"Kami hadir di Makassar untuk memudahkan," tuturnya.

Baca Juga : THRIVE Talenta Digital Telkomsel Bekali Mahasiswa UNHAS Hadapi Era AI dan Data Analytics

Kendati demikian, selain dari segi jangkauan lebih dekat karena di Makassar sehingga ketika ada komplain bisa lebih mudah disampaikan

Juga yang membedakan dan keunikan software house dengan yang lain di Indonesia, harganya terjangkau, mulai dari Rp1 juta.

"Harga ini memang sengaja dibuat terjangkau tujuannya untuk membantu UMKM di Makassar. Sehingga jualan mereka lebih tertata. Ini juga mempengaruhi perputaran ekonomi di Makassar," ucapnya.

Baca Juga : Forum SKPD Makassar Dorong Modernisasi dan Transformasi Digital Tata Kelola Kearsipan

Hadirnya Rumah Pintar ini, juga

membuat UMKM bisa terbantu dengan program yang memudahkan dan memberikan solusi.

"Ide sebenarnya berawal saat saya lihat kebutuhan terhadap teknologi ini tidak bisa di tawar-menawar, bila mana orang tidak canggih kita akan tertinggal, dikutip dari pak jokowi "suka tidak suka, mau tidak mau harus masuk ke dunia digital," tuturnya.

Baca Juga : Asisten I Tekankan Pentingnya Optimalisasi Infrastruktur Digital

Sementara melihat di Makassar ada programmer yang jago, makanya dimanfaatkanlah untuk membantu para pelaku UMKM.

"Kalau kami tidak ada bisa saja UMKM ini kedepan akan sulit lagi mencari orang-orang yang menyediakan software house yang memberikan layanan seperti ini," ungkapnya.

Hengki mengakui jika warga Makassar harus bangga sebab Rumah Pintar ini karya anak Makassar.

Baca Juga : Sulsel Raih UHC 2024 dan Implementasi Pelayanan Secara Digital di Sektor Kesehatan

Kedepan Makassar adalah pusat, sehingga bakal ada kerja teknologi ini tersebar bisa kerja opsional terhubung dengan sistem kebeberapa kota.

System Analyst Rumah Pintar, Gerry Sidharta mengatakan arah rumah pintar itu menjadi solusi dan jawaban bagi UMKM dan masyarakat luas di Indonesia timur secara khusus.

"Meskipun kita tidak dibatasi oleh tempat karena kita bisa kerja dan terima projek dimana pun kita khususkan untuk kota Makassar dulu," ucapnya.

Untuk operasional, menjawab segala kebutuhan dari pelaku bisnis di kota Makassar. Mulai dari progreming cctv, net working, digital marketing bahkan hingga program content creator.

"Saat ini sementara bertumbuh sesuai dengan apa yang dibutuhkan, kita baca arahnya ke progreming. Seperti cctv jaringan yang merambah ke smartphone," ucapnya.

Selain itu juga smarthome seperti aplikasi buka pintu menggunakan sidik jari, ngontrol lampu dan AC dari handphone dan itu bisa diintegrasikan semua dalam satu aplikasi.

"Syaratnya minimal ada internet dan komputer pastinya. Kalau program minimal ada komputer kalau cctv bisa nyambung di internet. Biar bisa dikontrol dari jauh," ucapnya.

Misal kata Gerry, kalau pemilik bisnis mau liburan, dia bisa kontrol aplikasinya asal ada internet dan kuota. Ini bisa diatur sesuai kebutuhan, misal pemakai mau pake level apa.

Direktur Rumah Pintar, Agus Virga mengatakan saat ini fokusnya, menjadi perusahaan IT yang melengkapi dan melayani semua kebutuhan di bidang IT khususnya yang membutuhkan di Makassar.

"Intinya kami bisa bantu software website dan aplikasi bisnis suatu usaha atau perusahaan," ucapnya.

Developer Rumah Pintar, Brian Cavarel Thomas mengatakan untuk proses pembuatan software ini ketika ada yang pesan, maka memakan waktu paling lama satu bulan.

"Pengalaman kami paling lama 1 bulan, biayanya juga murah, misal request software program kasir, itu kisaran Rp1 juta dan ini bisa custume model atau tampilan sesuai kemauan custumer," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer