0%
Sabtu, 09 Mei 2026 22:06

Perkuat Ekosistem UMKM, Diskoperindag Sulbar Adopsi Model Layanan PLUT Sulsel

Editor : Agung
Perkuat Ekosistem UMKM, Diskoperindag Sulbar Adopsi Model Layanan PLUT Sulsel
ist

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan replikasi model layanan dan tata kelola pendampingan UMKM di Sulbar.

PORTALMEDIA, MAKASSAR – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulawesi Selatan, Kamis (8/5/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan replikasi model layanan dan tata kelola pendampingan UMKM di Sulbar.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala UPT PLUT Sulsel didampingi konsultan PLUT, Bahrul ulum Ilham, S.Pd, M.M. Dalam pertemuan ini, kedua pihak berdiskusi mengenai strategi menjadikan PLUT sebagai "rumah besar" bagi pelaku usaha.

"Kami sangat terbuka untuk berbagi praktik baik. PLUT Sulsel hadir untuk memastikan seluruh permasalahan pelaku usaha dapat diselesaikan dalam satu atap," ujar Kepala UPT PLUT Sulsel,Luqi Ubaidi Azis Halim, S.STP, M.Tr.A.P

7 Kunci Sukses Pendampingan UMKM

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan tujuh tugas pokok dan fungsi (tupoksi) utama yang menjadi standar layanan di PLUT Sulsel:

1. Konsultasi Bisnis: Layanan gratis terkait legalitas usaha (NIB, HKI, Sertifikasi Halal, BPOM).

2. Pendampingan: Pengawalan intensif oleh konsultan selama 6-12 bulan untuk target UMKM Naik Kelas.

3. Akses Pembiayaan: Fasilitasi proposal usaha ke KUR, LPDB, perbankan, hingga investor.

4. Pemasaran: Kurasi produk, onboarding e-commerce, fasilitasi pameran, hingga business matching ekspor.

5. Pengembangan SDM: Pelatihan tematik seperti digital marketing dan sertifikasi BNSP.

6. Inkubasi Bisnis: Program pembinaan satu tahun dengan fasilitas co-working space.

7. Jejaring Kemitraan: Menghubungkan UMKM dengan ritel modern, hotel, dan BUMN.

Benahi Kekurangan, Sulbar Siap Adopsi Sistem Sulsel

Kepala Dinas Koperindag Sulbar, H. Masriadi Nadi Atjo, SE, M.Si mengungkapkan bahwa PLUT Sulbar sudah terbentuk, namun masih perlu optimalisasi di beberapa lini. Pihaknya berencana mengadopsi skema konsultan tetap dan sistem monitoring evaluasi (monev) berbasis omzet yang telah diterapkan di Sulsel.

"Kami akan mengadopsi skema layanan 7 pintu agar UMKM di Sulbar tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Ini penting untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah," tegas Masriadi.

Setelah diskusi, rombongan meninjau berbagai fasilitas pendukung di PLUT Sulsel, mulai dari studio foto produk, inkubator kuliner, ruang kemasan, hingga galeri UMKM.

Langkah Strategis Kolaborasi

Sebagai tindak lanjut, kedua provinsi menyepakati tiga poin kerja sama, yakni:

• Penetapan PLUT Sulsel sebagai pembina teknis.

• Program magang staf PLUT Sulbar di Makassar.

• Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) bersama.

"Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia Timur. Jika UMKM naik kelas, otomatis ekonomi daerah akan ikut tumbuh," tutup Luqi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar