0%
Rabu, 25 Oktober 2023 16:48

Menilik Prestasi Amran Sulaiman Hingga Ditunjuk Lagi sebagai Menteri Pertanian RI

Editor : Gita Oktaviola
Menilik Prestasi Amran Sulaiman Hingga Ditunjuk Lagi sebagai Menteri Pertanian RI
ist

Sebelumnya, Amran Sulaiman telah menduduki jabatan ini pada periode 2014-2019. Di masa kepemimpinannya waktu itu, ia pernah mencetak prestasi untuk peningkatan indeks produksi pertanian di Indonesia.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Amran Sulaiman kembali dilantik sebagai Menteri Pertanian oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (25/10). Pelantikan tersebut untuk menggatikan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang sedang menjalani proses hukum. Lantas, siapakan Amran hingga dilantik lagi menjadi Menteri Pertanian?

Sebelumnya, Amran Sulaiman telah menduduki jabatan ini pada periode 2014-2019. Dimasa kepemimpinannya waktu itu, ia pernah mencetak prestasi untuk peningkatan indeks produksi pertanian di Indonesia.

Diawal kepemimpinnya, indeks produksi pertanian kembali naik menjadi 122,65 pada 2017. Lalu, naik lagi menjadi 150,11 pada 2018. Dan diakhir jabatan Amran 2019 lalu, indeks produksi pertanian kembali naik menjadi 162,26.

Baca Juga : Solidaritas Kementan Mengalir, Donasi Capai Rp 75,85 Miliar Secara Realtime

Tak sampai di situ, dari data yang dilansir Badan Pusat Statistik, juga mencatat peningkatan indeks produksi pertanian pada 2014 mencapai level 118,95. Angka itu kemudian naik menjadi 121,94 pada 2015.

Selanjutnya di tahun 2018, indeks produksi padi mengalami peningkatan 82,15 dengan komoditas penyumbang terbesar padi sawah. Lalu, indeks produksi palawija yang juga mengalami peningkatan pada tahun 2019 mencapai 114,44 atau naik sebesar 1,31 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Di tahun yang sama, Amran juga sukses meningkatkan indeks produksi hortikultura menjadi 17,25 poin dibanding tahun 2018, yaitu dari 95,18 (angka revisi) menjadi 112,43.

Baca Juga : Amran Sulaiman Tegaskan Kepedulian Perantau Sulsel Lewat Program KKSS Peduli

Indeks produksi sayuran dan buah buahan masing-masing naik sebesar 4,70 dan 11,33 poin. Untuk kelompok sayur-sayuran, bawang putih merupakan komoditas sayuran dengan peningkatan indeks tertinggi yaitu sebesar 402,79 poin dibandingkan tahun 2018.

Indeks produksi perkebunan juga meningkat dari 143,45 menjadi 151,92 atau naik sebesar 8.47 poin dari 2018. Secara umum, indeks produksi perkebunan rakyat dan perkebunan besar masing-masing meningkat sebesar 6,24 dan 13,20 poin dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan komoditas, peningkatan indeks produksi terjadi pada komoditas kelapa, kelapa sawit, dan kopi. Sementara itu, komoditas karet dan tembakau mengalami penurunan indeks produksi. Sedangkan untuk komoditas teh, tebu dan tembakau data tidak tersedia.

Baca Juga : Surya Paloh-Amran Sulaiman Dijadwalkan Bertemu di Makassar

Indeks produksi peternakan dari tahun ke tahun pun selalu meningkat. Pada 2019, indeks produksi peternakan adalah sebesar 275,63 atau meningkat sebesar 2,85 poin dari indeks 2018 sebesar 272,78 (angka revisi).

Komoditas yang mengalami peningkatan indeks produksi paling besar adalah daging ayam ras pedaging sebesar 7,05 poin diikuti oleh telur ayam ras sebesar 6,91 poin dan telur ayam buras sebesar 4,51 poin.

Pada 2018, Amran mengklaim telah mencabut uang perjalanan dinas kementeriannya sebesar Rp800 miliar untuk dialokasikan untuk peningkatan produksi tanaman pangan.

Baca Juga : PSI Bakal Pilih Ketum Baru, Jokowi Daftar?

"Pada 2018, sebanyak 85 persen dari APBN Kementan, dialokasikan untuk meningkatkan produksi seluruh sektor tanaman pangan dan membantu petani," katanya pada Februari 2018.

Menurut dia, hal itu berbeda dibandingkan komposisi anggaran kementerian pada 2014, di mana sebanyak 45 dari total anggaran digunakan untuk keperluan perjalanan dinas, dan kegiatan seremonial. Sedangkan sisanya baru untuk peningkatan produksi.

"Seluruh biaya 'cipika-cipiki' dan program yang tidak perlu, mulai kami hilangkan, saat ini kami akan fokus ke produksi," ungkapnya.

Baca Juga : Menteri Pertanian Bakal Hadiri Puncak HUT ke-22 Luwu Timur

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar