PORTALMEDIA.ID — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare kembali mengumumkan terjadinya gangguan distribusi atau air tidak mengalir.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar
Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar
Gangguan itu disebabkan terjadinya kerusakan travo 240 kVA (short circuit) di water treatment plant (Instalasi Pengolahan Air) IPA Sungai Karajae.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar
Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar
Melalui akun media sosial miliknya, PAM Tirta Karajae mengumumkan beberapa wilayah terdampak akibat gangguan distribusi air itu.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar
Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar
Baca Juga : Rakor Perdana dengan Wali Kota, Ketua DPRD Langsung Hentikan Interpelasi
"Daerah terdampak IPA 2 dan IPA 4 wilayah pelayanan Perumnas Wekke'e dan sekitarnya. Jalan Jenderal Sudirman dan sekitarnya," tulis imbauan tersebut.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar
Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar
Menurut PAM Tirta Karajae Parepare, estimasi penyelesaian Sabtu, 4 November 2023 hingga Senin, 6 November 2023.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar
Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan atas pengertiannya kami ucapkan terimakasih," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News