PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Anggota polisi berinisial Bripda RA memberikan klarifikasi terkait laporan yang dilayangkan kepadanya terkait dugaan pengeroyokan yang dilakukannya kepada mantan kekasih berinisial DP.
Bripda RA yang merupakan anggota Dit Samapta Polda Sulsel ini mengaku bahwa dirinyalah yang menjadi korban penganiayaan oleh DP. DP disebutnya lebih dulu melakukan penyerangan dengan menggigit dan mencakarnya.
"Awalnya itu wanita (DP) datangi saya di kafe kemudian wanita DP naik di atas mobil yang saat itu saya bersama UF, disitu (DP) bilang mau bicara sebentar dan saya disuruh keluar dari mobil," jelas Bripda RA melalui keterangan tertulisnya, umat (10/11/2023) siang.
Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh
Tak lama setelah berbincang di luar mobil, Bripda RA pun masuk kembali dan duduk di kursi pengemudi. Namun, DP kembali menghampirinya dan berusaha merampas handphone Bripda RA hingga pertikaian itu terjadi.
"Mungkin diduga cemburu dan mash menyimpan perasaan ini DP merampas handphone milik saya sehingga terjadi saling tarik menarik, pada saat itu DP dengan sontak menggigit berkali-kali bagian tubuh dan mencakar leher saya," bebernya.
Karena sudah kesakitan, Bripda RA kemudian mendorong bagian muka kiri dari DP dengan maksud melepaskan gigitan DP.
Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
Kekasih baru Bripda RA yang juga ada di lokasi berusaha untuk melerai, namun DP melakukan hal yang sama dengan membalas menganiaya.
"UF hendak memisahkan, tapi juga mendapat perlakuan yang sama, UF juga digigit pada bagian tangannya," tandasnya.
Dirinya juga telah membuat laporan polisi ke Satreskrim Polrestabes Makassar. Diketahui, Bripda RA tak sendiri menjadi korban atas laporannya, ada wanita UF yang juga jadi korban.
Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News