PORTALMEDIA.ID -- Barat harus berhenti mempersenjatai pasukan Kiev karena hanya akan membesar-besarkan konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia.
Begitu disampaikan mantan pemimpin Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn dalam sebuah wawancara bersama Al Mayadeen, saluran TV yang berbasis di Beirut, pada Selasa (2/8/2022).
Ia juga mengkritik para pemimpin Barat karena hampir tidak pernah berbicara tentang perdamaian Perang Rusia-Ukraina.
Baca Juga : Iran Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Rusia dan Tiongkok, Isu Nuklir Jadi Fokus Utama
"Mencurahkan senjata tidak akan membawa solusi, itu hanya akan memperpanjang dan membesar-besarkan perang ini,” kata Corbyn, seperti dikutip dari RT, Rabu (3/8/2022).
"Kita mungkin akan terlibat selama bertahun-tahun dan tahun konflik," ujarnya.
Politisi itu mengatakan bahwa dia merasa kecewa karena hampir tidak ada pemimpin dunia yang menggunakan kata 'perdamaian', menjelaskan bahwa mereka hanya menggunakan bahasa perang.
Baca Juga : Medvedev Sebut Sejumlah Negara Siap Pasok Senjata Nuklir ke Iran, Peringatkan AS soal Perang Besar
Corbyn juga mengomentari peran PBB, mendesak badan dunia itu agar lebih menjadi pusat perhatian, dan mengusulkan melibatkan badan-badan internasional lainnya seperti Uni Afrika atau Liga Negara-negara Arab untuk membantu merundingkan gencatan senjata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News