PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Program Studi Pengelolaan Perhotelan, di bawah Jurusan Hospitality Politeknik Pariwisata Makassar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di salah satu desa wisata yakni Desa Wisata Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, Jumat dan Sabtu (10 – 11 November 2023).
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kegiatan kedua Prodi Pengelolaan Perhotelan di Tahun 2023 yang bertajuk "Pelatihan Ekonomi Kreatif: Kriya dan Kuliner di Desa Wisata Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar ".
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Takalar yang diwakili oleh Rusdi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa perkembangan desa wisata dari tahun ke tahun semakin meningkat dengan potensi wisatanya masing-masing.
Baca Juga : Menekraf Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif di Makassar
"Nah, potensi yang ada sekarang ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kreatif (Ekraf) Kabupaten Takalar yang ditunjang dengan kriya, kuliner dan fashion," ucapnya.
Senada dengan Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Desa Boddia mengaku akan terus mengeksplorasi potensi wisata yang dimilikinya seperti Pulau Sanrobengi dan juga meningkatkan kemampuan masyarakatnya dalam bidang ekraf.
“Kegiatan hari ini dan besok sangat bermanfaat bagi warga saya dimana mereka bisa belajar menciptakan produk yang baik dan berkualitas dan punya daya tarik pengunjung,"ungkapnya.
Baca Juga : Poltekpar Makassar Raih Penghargaan APIEM International Centre of Excellence 4 Stars 2023
Selanjutnya, Direktur Poltekpar Makassar, yang diwakili oleh Ketua Prodi Pengelolaan Perhotelan, Dr. Ahmad yang membuka kegiatan pelatihan tersebut dalam kesempatan ini juga menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen Poltekpar Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Takalar dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga.
Pelatihan ekonomi kreatif yakni pelatihan kriya dan kuliner menghadirkan narasumber dari alumni sekaligus praktisi kriya dan kuliner, mahasiswa dan juga akademisi dan yang menjadi peserta pelatihan adalah ibu-ibu dari Desa Wisata Boddia yang diharapkan mampu menciptakan hasil kriya yang dapat dijual ke wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata sekaligus dapat menikmati kuliner desa wisata tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News