PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Malam itu, senyum Istiana sumringah. Puluhan pelanggan antri di depan tenant miliknya. Nama tenant itu Lontong Balap Asli Pak Gendut. Sejak dua hari menjajakan makanan khas nusantara di Festival Jajanan Bango, ia sangat senang karena jualannya laris manis.
Bersama suaminya Aris Taufik Susanto, Istiana berjualan lontong balap menggunakan resep rahasia leluhur yang sudah dijaga cita rasanya sejak tahun 1958. Mereka adalah pewaris ke-3 resep rahasia tersebut. Kali ini, makanan khas Surabaya itu diberi kesempatan oleh Bango untuk diperkenalkan di Festival Jajanan Bango 2023 yang berlokasi di pelataran Phinisi Point Makassar.

Berkunjung ke tenant tempat Istiana dan suami menjajakan jualannya. Dari jauh sudah tercium aroma sedap khas rempah - rempah pilihan. Di atas meja, terlihat puluhan mangkuk berjejer. Di dalamnya berisi lontong dan sejumput sayuran dan bumbu ulek. Lalu, sesekali disiram kuah berwarna putih ketika seseorang akan membelinya.
"Inilah sajian Lontong Sayur Asli Pak Gendut yang kami jual sejak 65 tahun lamanya. Sampai sekarang rasanya masih sama. Isiannya juga sama. Lontong, tahu, lentu (bentuknya bulat dari kacang beras merah, red). Lalu dikasih bumbu ulek. Ada sayurnya juga, toge. Terakhir dikasih kuah. Kuahnya itu, kuah sayur sop. Nanti ada bawang gorengnya, ada kecap manisnya. Nah, kalau kecap kami selalu pakai pasti Bango. Kecap Bango selalu menyatukan cita rasa masakan khas dengan lidah penikmatnya," ucap Istiana, Minggu, 8 Oktober 2023 pukul 21.00 Wita.
Di depan tenant berukuran 2x1 itu, Istiana mulai bercerita tentang kepopuleran makanan khas yang dijualnya di Surabaya. Dengan mengikuti model pemasaran ala milenial, akhirnya makanan tradisional lontong sayur milikinya, bisa disukai oleh semua kalangan, termasuk kaum muda generasi z.
"Makanan khas yang sangat dibanggakan ini, dulunya yang suka hanya orang-orang tua atau yang sudah berkeluarga. Bahkan, jika orang tua tidak memperkenalkan kepada anak cucu mereka, pasti kurang yang tahu soal lontog sayur. Nah, sekarang berkat media sosial, anak milenial sudah banyak yang suka lontong sayur. Bahkan anak kuliahan pun biasa memesan puluhan porsi untuk disantap bersama temannya," terang Istiana sambil sesekali melayani setiap pembeli yang berkunjung.

Berkat kesukaan masyarakat terhadap makanan tradisional yang semakin mendunia, Lontong Sayur Asli Pak Gendut akhirnya dikenal hingga manca negara. Banyak pengunjung dari negara tangga yang penasaran dan mendatangi langsung warung Istiana untuk mencoba lontong sayur.
"Yang mampir sudah sekitar 9 negara. Ada dari Amerika, Malaysia, Australia, Jepang bahkan ada juga orang Negro. Mereka berkunjung lansung ke tempat kami. Mereka juga secara gamblang memberi pujian pada masakan khas Surabaya ini. Makanya dengan respon yang kami terima selama ini, membuat kami semakin giat promosi dan tak tanggung-tanggung setiap festival yang digelar oleh Bango selalu membuat kami antusias untuk ikut menjajakan makanan tradisional lontong sayur. Termasuk di Makassar," ucap Istiana.
Ia berharap semoga Festival Jajanan Bango 2023 bisa digelar setiap tahun dan mengumpulkan seluruh masakan nusantara yang legendaris dan mendunia. "Supaya anak cucu serta masyarakat luas bisa mengenal lebih dekat cita rasa masakan nusantara yang dipadukan bersama kentalnya kecap Bango.
Kuliner Legendaris
Festival Jajanan Bango 2023 di Makassar, kembali mempertemukan seluruh makanan legendaris yang sudah mendunia. Setiap tenant yang berjejer di pelataran Mal Pipo ramai pengunjung. Mereka satu persatu kembali merasakan cita rasa makanan nusantara yang lama tak dijumpainya. Bango mempertemukan para peracik andal dengan penikmat jajanan kuliner khas Indonesia.

Salah satunya H. Frits Priaman, Owner Pallubasa Karebosi. Ia untuk pertama kalinya meramu racikan khas Pallubasa di Festival Jajanan Bango. Selama 20 tahun lamanya, Aman sapaannya senantiasa menjaga cita rasa masakan yang telah diwariskan untuknya. Makanan khas Makassar ini cukup penjadi idola para masyarakat Bugis-Makassar terlebih para pelancong.
"Kesukaan masyarakat dengan pallubasa karebosi karena bumbunya yang khas. Bumbu rahasianya memang diolah dari bahan pilihan. Dan wajar kalau kami masih bertahan sampai sekarang. Sebab, resep rahasia yang kami pelajadi betul - betul digramasi. Sehingga tidak ada yang berubah. Apalagi, kecap yang kami gunakan sebagai penyedap rasa adalah Bango. Kecapnya sangat pas disandingkan dengan pallubasa," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News