Bank OCBC NISP juga telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp30 triliun, atau berkontribusi hingga 20,5% terhadap total kredit Bank per tanggal 30 September 2023. Dari jumlah tersebut, Rp3,2 triliun disalurkan untuk program #TAYTB Women Warriors sebagai bagian dari pembiayaan perempuan, atau meningkat 6,2% YoY. Selain itu, total pembiayaan hijau tercatat sebesar Rp12 triliun, yang di antaranya disalurkan untuk pembiayaan energi dan energi terbarukan, bangunan berwawasan lingkungan, dan lain-lain.
Untuk lebih mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi individu serta UKM, Bank meluncurkan Nyala Bisnis, solusi bisnis untuk membantu pengusaha Indonesia #BeraniNaikLevel. Sementara, untuk nasabah individu, Bank baru-baru ini memperkenalkan fitur Life Goals dan Tabungan Emas di ONe Mobile. Bank OCBC NISP merupakan bank tabungan emas digital pertama di Indonesia.
“Meskipun Bank OCBC NISP menutup kuartal ketiga tahun 2023 dengan kinerja yang positif, kami tetap akan terus waspada. Kami juga senantiasa berusaha untuk menjaga kepercayaan konsumen agar dapat meningkatkan minat berbelanja dan investasi mereka, sehingga perekonomian terus bergerak maju,” tambah Parwati.
Baca Juga : Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor, Perbankan Dorong UMKM Manfaatkan AI
Selanjutnya, Jenny Hartanto National Network Head OCBC Indonesia menyampaikan, seiring pertumbuhan positif laba hingga pembiayaan berkelanjutan, maka pihaknya setelah pergantian nama ini berharap akan menumbuhkan semangat baru perbankan agar tetap menjadi kepercayaan masyarakat.
"Bukan cuma itu, pendampingan UMKM Lokal juga akan semakin digaungkan supaya produk yang mereka ciptakan bisa dilirik pasar international. Misalnya program kami "gender bond", program ini kan mengumpulkan para owner wanita untuk mengembangkan bisnisnya dan dibantu pembiayaannya agar lebih baik ke depan hingga go international," bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News