0%
Sabtu, 06 Agustus 2022 12:40

Palestina Tembakan Ratusan Roket ke Israel, Buntut Serangan yang Menewaskan Taysir al-Jabari

Editor : Azis Kuba
rudal palestina dan irone dome Israel
rudal palestina dan irone dome Israel

proyektil ini melintas di atas dekat perbatasan Israel-Gaza dan dicegat Iron Dome Israel.

PORTALMEDIA.ID -- Aksi balasan dilakukan kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ) terhadap serangan Israel ke Jalur Gaza yang menewaskan salah satu komandan paling senior.

Dalam keterangannya pada Jumat (5/8/2022), PIJ mengatakan pihaknya telah meluncurkan lebih dari 100 roket ke Israel, memperingatkan bahwa serangan yang lebih luas akan menyusul.

Aksi PIJ dilakukan setelah jet Israel menyerang sebuah gedung apartemen di Gaza sebelumnya, menewaskan komandan senior mereka, Taysir al-Jabari.

Baca Juga : 80 Ribu Tentara Israel Alami Gangguan Jiwa Akibat Agresi di Jalur Gaza

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga menargetkan 10-20 operasi PIJ tambahan dengan rudal dan artileri, dalam serangan dramatis yang disebut 'Operasi Breaking Dawn'.

PIJ segera mengancam akan menyerang Tel Aviv dengan rudal sebagai tanggapan, dan dalam beberapa jam setelah kematian al-Jabari, sirene serangan udara dapat terdengar di seluruh Israel selatan.

Rekaman video yang diambil oleh koresponden RT Arab Dalia Nammari menunjukkan beberapa proyektil ini melintas di atas dekat perbatasan Israel-Gaza, dengan beberapa dicegat oleh baterai pertahanan rudal Iron Dome Israel.

Baca Juga : Sembilan Pernyataan Sikap, MUI Serukan Perkuat Solidaritas Palestina

IDF mengklaim bahwa sekitar 80 roket ditembakkan dari Gaza, dengan sekitar setengahnya jatuh di atas kantong Palestina.

"Dari 46 yang berhasil masuk ke wilayah Israel, 33 dicegat oleh Iron Dome sementara sisanya jatuh di daerah terbuka," kata IDF.

PIJ diyakini memiliki roket al-Quds buatan sendiri, serta rudal anti-tank dan roket Qassam yang lebih sering digunakan oleh Hamas, kelompok militan Palestina yang lebih besar.

Baca Juga : Pembelaan Prabowo ke Palestina Jadikan RI Target Operasi Senyap

Di tengah salvo dari Gaza, pesawat Israel meluncurkan gelombang serangan udara lebih lanjut di Gaza, menargetkan apa yang dikatakan IDF sebagai “lokasi produksi senjata, gudang, dan posisi menembak.” Rekaman video menangkap saat dugaan posisi penembakan roket dan dua gudang penyimpanan dilenyapkan dengan rudal.

Sementara itu para pejabat Palestina mengatakan bahwa setidaknya ada sepuluh orang tewas oleh serangan udara Israel, termasuk seorang gadis berusia lima tahun, sementara lebih dari 55 warga Palestina lainnya terluka.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengumumkan sebelumnya bahwa ia telah mengijinkan pemanggilan sekitar 25.000 tentara cadangan, sementara juru bicara IDF Ron Kochav mengatakan kepada Channel 12 bahwa operasi melawan PIJ "akan memakan waktu lama."

Baca Juga : Lima Negara Barat Resmi Akui Palestina, Israel Makin Murka

Dalam pidatonya pada Jumat malam, Perdana Menteri Yair Lapid menggunakan istilah yang sama, mengatakan bahwa pertempuran "akan memakan waktu lama."

“Israel tidak akan tinggal diam ketika ada pihak-pihak yang mencoba menyakiti warga sipilnya,” kata Lapid.

"Pemerintah ini memiliki kebijakan tanpa toleransi untuk setiap upaya serangan – dalam bentuk apa pun – dari Gaza ke wilayah Israel," lanjutnya.

Baca Juga : Suara Gaza Kembali Bungkam, Lima Jurnalis Al Jazeera Gugur di Tangan Israel

Eskalasi terbaru dimulai ketika pasukan Israel menangkap pemimpin PIJ Tepi Barat, Bassem Saadi, di kota Jenin pada hari Senin.

Seorang remaja Palestina tewas dalam serangan di rumah Saadi, yang memicu protes di seluruh wilayah Palestina.

Ketika PIJ menempatkan para pejuangnya dalam siaga tinggi, para pejabat Israel berulang kali memperingatkan minggu ini tentang serangan balas dendam yang akan datang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer